Monday, 24 August 2026 | 15:25 WIB

Mabes Polri Gebrak: 6 Polisi Tangsel Dicokok Kasus Narkoba

BREAKING — Mabes Polri bergerak cepat. Enam personel Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan baru saja ditangkap dalam operasi internal terkait penyalahgunaan narkotika. Tidak ada ampun bagi pengkhia...

Jul 28, 2026 - 10:33
0 0
Mabes Polri Gebrak: 6 Polisi Tangsel Dicokok Kasus Narkoba

BREAKING — Mabes Polri bergerak cepat. Enam personel Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan baru saja ditangkap dalam operasi internal terkait penyalahgunaan narkotika. Tidak ada ampun bagi pengkhianat seragam.

Keenam oknum polisi itu kini mendekam di sel khusus. Mereka ditangkap setelah serangkaian penyelidikan intensif yang dilakukan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) bersama Bareskrim Polri. Penangkapan terjadi dalam 24 jam terakhir dan langsung menjadi sorotan publik.

Penindakan Tanpa Kompromi

Mabes Polri menegaskan sikap tegas. Tidak akan ada impunitas atau perlindungan institusional bagi anggota yang bermain api dengan narkoba. "Bersih-bersih internal adalah prioritas utama," tegas sumber internal di lingkungan Mabes Polri. Penangkapan ini menjadi sinyal brutal bahwa tidak ada tempat bersembunyi bagi polisi nakal.

Ironisnya, mereka adalah personel yang seharusnya memberantas peredaran gelap narkotika. Kini mereka justru menjadi bagian dari mata rantai kejahatan yang dilawan. Pengkhianatan ini dianggap sebagai tamparan keras bagi institusi Polri yang tengah berupaya membangun kembali kepercayaan publik.

Fakta-Fakta Kunci

  • Enam anggota Satresnarkoba Polres Tangsel ditangkap — mereka diduga kuat terlibat dalam jaringan penyalahgunaan narkotika
  • Operasi digelar oleh tim gabungan internal — Propam dan Bareskrim bekerja tanpa kebocoran informasi
  • Penangkapan terjadi dalam waktu singkat — penggerebekan dilakukan serentak di beberapa lokasi
  • Barang bukti sudah diamankan — narkotika jenis sabu dan alat hisap ditemukan dalam penggeledahan
  • Proses pidana dan etik berjalan paralel — pemecatan tidak hormat menjadi ancaman nyata

Proses Hukum dan Sanksi Etik

Enam oknum ini kini menjalani pemeriksaan intensif. Mabes Polri memastikan bahwa selain jeratan pidana narkotika, mereka juga akan menghadapi sidang komisi kode etik. Sanksi maksimal berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) sudah disiapkan. "Tidak ada toleransi. Sekecil apa pun pelanggaran narkotika, sanksinya tegas," ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Berkas perkara mereka sedang dikebut. Penyidik menargetkan pelimpahan ke kejaksaan dalam waktu dekat. Ini adalah bagian dari instruksi langsung pimpinan tertinggi Polri untuk mempercepat proses hukum bagi anggota yang mencoreng institusi.

Komitmen Institusi

Mabes Polri menegaskan kembali komitmennya dalam perang melawan narkoba, termasuk membersihkan internal dari oknum-oknum yang berkhianat. "Institusi ini tidak akan melindungi pelaku kejahatan," demikian pernyataan tegas yang dikeluarkan. Publik diminta terus mengawal proses ini agar berjalan transparan.

Penangkapan ini juga menjadi pengingat keras bagi seluruh jajaran kepolisian. Bahwa seragam bukanlah tameng untuk melakukan kejahatan. Bahwa lencana bukan lisensi untuk melanggar hukum. Operasi pembersihan internal ini dipastikan akan terus berlanjut dan meluas ke seluruh wilayah. Tidak akan ada kompromi. Tidak akan ada tempat aman.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User