LOS ANGELES — Bangunan bersejarah Perry Mansion di Los Angeles, California, merayakan hari jadinya yang ke-150 dengan membuka akses khusus ke lantai dua bagi publik. Langkah langka ini diambil oleh pengelola museum guna mengajak masyarakat melihat langsung interior abad ke-19 yang masih terawat, sekaligus menghimpun dana konservasi struktural bagi kediaman megah bergaya Victoria tersebut.
Kediaman bersejarah ini awalnya didirikan pada tahun 1876 untuk pengusaha terkemuka William Hayes Perry. Setelah hampir satu abad berdiri di lokasi aslinya, bangunan megah berbahan dasar kayu ini sempat terancam dibongkar sebelum akhirnya diselamatkan oleh para pegiat cagar budaya dan dipindahkan ke Heritage Square Museum.
Kronologi Perjalanan Sejarah Perry Mansion
Perjalanan panjang pelestarian Perry Mansion mencerminkan dinamika pertumbuhan tata kota Los Angeles dan pentingnya kesadaran pelestarian cagar budaya. Berikut adalah linimasa penting bangunan bersejarah ini:
- Tahun 1876: William Hayes Perry, seorang tokoh perkayuan dan pengelola utilitas air di Los Angeles, membangun rumah mewah bergaya arsitektur perpaduan Victoria dan Italianate di kawasan Boyle Heights.
- Tahun 1975 (99 Tahun Pascapembangunan): Menghadapi ancaman pembongkaran akibat modernisasi perkotaan, aktivis cagar budaya berhasil memobilisasi penyelamatan dan memindahkan fisik bangunan melintasi kota menuju Heritage Square Museum di Montecito Heights.
- Era Kontemporer (150 Tahun): Bangunan ini kini berdiri kokoh sebagai salah satu ikon arsitektur tertua di California Selatan dan membuka lantai atasnya untuk tur publik eksklusif.
Penyelamatan Bersejarah dan Relokasi Spektakuler
Penyelamatan Perry Mansion pada tahun 1975 tercatat sebagai salah satu operasi logistik pelestarian cagar budaya paling monumental di kawasan Los Angeles. Bangunan kayu seberat ratusan ton tersebut harus dipotong dan diangkut secara hati-hati melalui jalur jalan raya kota agar tidak mengalami kerusakan struktural permanen.
"Membuka lantai dua Perry Mansion memberikan kesempatan langka bagi publik untuk memahami bagaimana kehidupan para perintis kota pada abad ke-19, sekaligus menyadari betapa rentannya struktur kayu bersejarah ini jika tidak dirawat secara berkelanjutan," ungkap perwakilan kurator Heritage Square Museum.
Fokus Penggalangan Dana Konservasi
Pembukaan akses lantai dua ini tidak sekadar menjadi ajang pameran sejarah, melainkan sarana krusial untuk menggalang dana pemeliharaan. Dana yang terkumpul dari para pengunjung dan donatur akan dialokasikan secara khusus untuk beberapa program perlindungan:
- Penguatan Fondasi dan Struktur Kayu: Mengantisipasi ancaman gempa bumi dan kelembapan yang dapat merusak material kayu berusia 1,5 abad.
- Restorasi Interior Orisinal: Mempertahankan keaslian kertas dinding kuno, perapian marmer, dan perabotan antik era 1870-an.
- Sistem Proteksi Kebakaran Modern: Pemasangan teknologi proteksi kebakaran canggih yang dirancang khusus tanpa merusak estetika arsitektur klasik.
Dengan adanya program pelestarian ini, pihak museum berharap Perry Mansion dapat terus berdiri kokoh sebagai laboratorium sejarah hidup bagi generasi mendatang di Los Angeles.
Comments (0)