Sep 18, 2026
Lampung

LAMPUNG — Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Erupsi Anak Krakatau

Suasana mencekam menyelimuti perairan Selat Sunda ketika gemuruh erupsi Gunung Anak Krakatau memuntahkan abu vulkanik pekat ke angkasa. Di tengah bahaya ya

LAMPUNG — Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Erupsi Anak Krakatau

Suasana mencekam menyelimuti perairan Selat Sunda ketika gemuruh erupsi Gunung Anak Krakatau memuntahkan abu vulkanik pekat ke angkasa. Di tengah bahaya yang mengintai, lima jurnalis Indonesia memutuskan untuk mendekati lokasi demi menyampaikan warta terkini kepada publik. Namun, misi kemanusiaan dan jurnalistik tersebut berubah menjadi penantian penuh kecemasan setelah kelimanya dinyatakan hilang kontak sejak 7 September lalu. Senyum semangat dari potret terakhir mereka di atas kapal kini menjadi kenangan yang dibayangi rasa haru.

Rombongan peliput yang terdiri dari awak media tersebut dilaporkan terakhir kali terlihat menaiki perahu motor nelayan dari kawasan pesisir menuju kawasan konservasi gunung api aktif tersebut. Berdasarkan laporan navigasi awal, kapal berangkat dalam kondisi cuaca yang perlahan memburuk akibat paparan hujan abu dan gelombang tinggi. Hingga saat ini, sinyal radio maupun jaringan telepon seluler dari kelima jurnalis tersebut sama sekali tidak dapat dijangkau oleh tim darat.

Jejak Terakhir di Perairan Selat Sunda

Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) skala besar langsung dikerahkan oleh tim gabungan yang melibatkan Basarnas, Polairud, serta nelayan lokal. Titik koordinat terakhir menunjukkan bahwa kapal berada sekitar beberapa mil laut dari pulau vulkanik sebelum erupsi susulan dengan intensitas lebih besar terjadi. "Kami menyisir setiap sudut perairan dengan kewaspadaan tinggi mengingat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih sangat fluktuatif," ujar salah satu pejabat koordinator tim SAR dalam keterangannya.

Waktu (WIB) Peristiwa Status Operasional
7 September (Pagi) Keberangkatan kapal jurnalis dari pelabuhan pesisir Kapal terpantau berlayar normal
7 September (Siang) Kontak komunikasi terakhir via radio dan ponsel Sinyal terputus mendadak saat erupsi meningkat
8 September (Pagi) Penyisiran intensif oleh Tim SAR Gabungan Pencarian fokus pada pulau-pulau kecil terdekat

Pihak otoritas maritim mencatat bahwa bahaya utama dalam proses evakuasi ini adalah hempasan abu vulkanik yang mengganggu jarak pandang serta ancaman gelombang tinggi di sekitar kawah. Meskipun situasi di lapangan sangat berisiko, pencarian tak kenal lelah terus dilakukan guna menemukan keberadaan kelima jurnalis tersebut.

Desakan Protokol Keselamatan dan Harapan Keluarga

Hilangnya para insan pers ini menjadi pemicu keprihatinan mendalam dari berbagai asosiasi jurnalistik nasional. Keselamatan jurnalis di wilayah bencana kembali menjadi sorotan utama, mengingat dinamika alam yang sukar diprediksi kerap menempatkan para pekerja media pada risiko kehilangan nyawa.

"Keberanian mereka mengabarkan situasi bencana adalah wujud dedikasi tertinggi. Namun, keselamatan jiwa harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penugasan berisiko tinggi," ungkap perwakilan organisasi pers nasional saat memberikan pernyataan resmi.

Di rumah masing-masing, keluarga korban berkumpul sembari memanjatkan doa agar keajaiban menghampiri. Rasa cemas bercampur harapan menyelimuti setiap detik penantian. "Kami yakin mereka selamat dan sedang berlindung di kawasan pesisir yang terisolasi," tutur salah satu anggota keluarga dengan nada haru. Penyisiran laut dan darat di pulau-pulau sekitar perairan Lampung dan Banten dipastikan bakal terus berlanjut hingga ada titik terang pasti mengenai nasib kelima jurnalis Indonesia tersebut.

Sebanyak 5 jurnalis Indonesia hilang kontak sejak 7 September lalu di perairan Selat Sunda saat mendekati Gunung Anak Krakatau. Tim SAR Gabungan terus menyisir lokasi pencarian. Simak laporan selengkapnya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User