Sep 18, 2026
Nasional

Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biaya Capai Rp1,5 Miliar

Sejarah baru kembali terukir dalam lembaran tradisi Kerajaan Inggris. Pangeran George, putra sulung Pangeran William dan Kate Middleton yang berada di urut

Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biaya Capai Rp1,5 Miliar

Sejarah baru kembali terukir dalam lembaran tradisi Kerajaan Inggris. Pangeran George, putra sulung Pangeran William dan Kate Middleton yang berada di urutan kedua takhta kerajaan, secara resmi memulai babak baru kehidupannya dengan mengenyam pendidikan di Eton College. Langkah ini menandai fase krusial bagi calon raja masa depan tersebut saat ia bertransisi menuju kehidupan sekolah berasrama (*boarding school*) di lembaga pendidikan paling elit di Britania Raya.

Berdirinya Eton College sejak tahun 1440 oleh Raja Henry VI menjadikannya simbol pendidikan aristokrat yang tak tertandingi. Keputusan Pangeran dan Putri Wales untuk menyekolahkan George di tempat ini menunjukkan komitmen mereka untuk tetap menjaga tradisi panjang keluarga kerajaan, sekaligus memberikan pendidikan akademik dan karakter yang mumpuni bagi calon penerus mahkota.

Jejak Tradisi Keluarga Kerajaan di Eton College

Keputusan memasukkan Pangeran George ke Eton bukanlah hal yang mengejutkan bagi para pengamat dinasti Windsor. Ayahnya, Pangeran William, serta paman kandungnya, Pangeran Harry, juga mengenyam pendidikan menengah mereka di sekolah elit yang terletak di Berkshire ini. Sebelum era Pangeran William, anggota pria Kerajaan Inggris biasanya dikirim ke Gordonstoun di Skotlandia, sebagaimana yang dialami oleh Raja Charles III dan mendiang Pangeran Philip.

Namun, penempatan William di Eton pada tahun 1995 mengubah arah tradisi keluarga kerajaan. Kini, George melangkah menyusuri jejak langkah sang ayah di lorong-lorong bersejarah yang sama. "Pendidikan di Eton bukan sekadar meraih ijazah akademik, melainkan sebuah kawah candradimuka pembentukan karakter, kepemimpinan, dan jaringan sosial tingkat dunia," ujar seorang pakar pendidikan independen institusi elit Inggris.

Nama Sekolah Lokasi Estimasi Biaya per Tahun Alumni Terkenal
Eton College Berkshire Rp1,5 Miliar (£75.000) Pangeran William, Boris Johnson
Harrow School London Rp1,4 Miliar (£70.000) Winston Churchill, Raja Hussein
Marlborough College Wiltshire Rp1,3 Miliar (£65.000) Kate Middleton, Putri Eugenie

Biaya Fantastis dan Fasilitas Kelas Dunia

Masuknya Pangeran George ke Eton College juga menjadi sorotan publik karena nilai investasi pendidikannya yang sangat fantastis. Biaya sekolah (*SPP*) di Eton diperkirakan mencapai lebih dari Rp1,5 miliar per tahun. Angka ini mencakup fasilitas penginapan kelas atas, pengajaran berkualitas tinggi, serta akses penuh ke berbagai kegiatan ekstrakurikuler tingkat internasional.

Eton menawarkan berbagai fasilitas megah, mulai dari teater pertunjukan seni modern, lapangan olahraga berstandar olimpiade, hingga laboratorium sains canggih. Selain itu, aspek keamanan untuk sang calon raja juga menjadi prioritas utama. Manajemen Eton College telah berkoordinasi erat dengan kepolisian metropolitan untuk memastikan lingkungan belajar yang aman tanpa mengganggu kebebasan bersosialisasi George dengan rekan-rekan sebayanya.

"Keseimbangan antara menjaga privasi anak dan memberikan pengalaman bersekolah yang normal adalah prioritas utama William dan Kate. Eton memberikan struktur yang tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut," ungkap pengamat kerajaan senior dalam sebuah wawancara.

Tantangan dan Harapan Masa Depan Sang Calon Raja

Kehidupan sebagai siswa asrama akan memberikan pengalaman baru bagi Pangeran George yang sebelumnya menempuh pendidikan dasar di Lambrook School. Di Eton, George akan belajar mandiri, mengelola waktunya sendiri, dan membangun persahabatan yang akan bertahan seumur hidup. Sistem kurikulum Eton yang ketat juga dirancang untuk menggembleng kemampuannya dalam berpikir kritis dan kepemimpinan.

Dengan dimulainya perjalanan akademik di Eton College, publik Inggris dan dunia akan menyaksikan bagaimana Pangeran George tumbuh dari seorang anak laki-laki menjadi pemuda yang siap mengemban tanggung jawab besar Kerajaan Inggris di masa depan. Perpaduan antara tradisi klasik dan tantangan modern kini menanti di hadapannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User