Sep 17, 2026
Lampung

Tim SAR Temukan Pelampung Milik Lima Jurnalis yang Hilang

JAKARTA — Tim SAR gabungan kembali menemukan petunjuk penting dalam operasi pencarian lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat meliput di wilayah p

Tim SAR Temukan Pelampung Milik Lima Jurnalis yang Hilang

JAKARTA — Tim SAR gabungan kembali menemukan petunjuk penting dalam operasi pencarian lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat meliput di wilayah perairan. Pada pencarian hari keempat, petugas berhasil mengevakuasi sebuah pelampung (life jacket) yang diduga kuat berasal dari kapal yang ditumpangi para awak media tersebut.

Penemuan benda keselamatan tersebut menjadi titik terang sekaligus mempersempit area fokus penyisiran laut yang telah berlangsung intensif sejak awal pekan ini. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, serta sukarelawan nelayan setempat terus berjibaku menghadapi kondisi cuaca yang dinamis di lapangan demi melacak keberadaan seluruh korban.

Kronologi Penemuan dan Titik Koordinat Operasi

Barang bukti berupa rompi pelampung tersebut ditemukan terapung di sektor pencarian arah tenggara dari lokasi perkiraan hilangnya kapal. Temuan ini langsung diamankan oleh perahu cepat Basarnas untuk diidentifikasi lebih lanjut bersama pihak asosiasi media dan keluarga korban.

"Pelampung tersebut ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB oleh unsur RIB (Rigid Inflatable Boat) saat menyisir area sektor dua. Kondisi fisik pelampung masih utuh dan teridentifikasi sesuai dengan perlengkapan standar kapal sewaan yang membawa rombongan jurnalis," ujar Koordinator Operasi SAR Gabungan di posko darurat.

Memasuki hari keempat operasi, tim memperbarui strategi pencarian dengan membagi satuan tugas ke dalam beberapa sub-sektor guna memaksimalkan waktu sebelum matahari terbenam.

  1. Pukul 06.00 WIB: Pembagian taktis dan pengarahan 12 armada kapal pencari di dermaga utama posko SAR.
  2. Pukul 09.30 WIB: Tim perahu cepat mendapati objek terapung warna oranye yang terkonfirmasi sebagai life jacket di koordinat 15 mil laut dari garis pantai.
  3. Pukul 13.00 WIB: Penyelaman taktis dilakukan di sekitar lokasi penemuan pelampung menggunakan alat pendeteksi sonar bawah air.
  4. Pukul 16.30 WIB: Evaluasi harian dan perluasan area sapuan operasi untuk perencanaan hari kelima.

Tantangan Cuaca dan Perluasan Radius Pencarian

Pencarian terhadap lima jurnalis tersebut menghadapi kendala teknis berupa gelombang laut setinggi 1,5 hingga 2,5 meter serta arus bawah laut yang bergerak cepat ke arah timur. Berdasarkan simulasi drift SAR (pola hanyut), radius penyisiran kini telah diperluas hingga mencakup area seluas 35 mil laut persegi.

  • Pengerahan helikopter patroli udara untuk memantau anomali permukaan air dari ketinggian rendah.
  • Pemanfaatan perangkat marine detector dan sonar multi-beam untuk memetakan bangkai kapal di dasar laut.
  • Pemberdayaan jaringan radio nelayan tradisional di sepanjang pesisir untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda korban.

Pihak berwenang memastikan bahwa operasi kemanusiaan ini akan terus dilanjutkan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada hingga seluruh jurnalis ditemukan. Posko crisis center juga telah disiapkan untuk memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada pihak keluarga dan rekan-rekan jurnalis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User