KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka Kasus Pemerasan Rp2,93 Miliar

BARU SAJA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penetapan tersangka Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, atas kasus dugaan pemerasan terhadap jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten...

Jul 12, 2026 - 06:13
0 0
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka Kasus Pemerasan Rp2,93 Miliar

BARU SAJA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penetapan tersangka Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, atas kasus dugaan pemerasan terhadap jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Total uang yang diduga diraup mencapai Rp2,93 miliar dalam kurun 2021 hingga 2026.

Kronologi Penindakan

Berdasarkan penghitungan sementara penyidik, Etik Suryani secara sistematis meminta setoran rutin dari para kepala dinas, camat, hingga pejabat eselon III. Modusnya, mereka dipaksa menyetor sejumlah dana setiap bulan dengan ancaman mutasi atau pencopotan jabatan jika menolak. EVALUASI KINERJA dijadikan alat tekanan agar bawahannya patuh.

Tim penindakan KPK meringkus Bupati Etik di kediaman dinasnya pada Kamis dini hari. Operasi senyap ini merupakan pengembangan dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya arus dana tidak wajar ke rekening penampung milik orang dekat bupati.

Barang Bukti dan Peran Tersangka

Dalam penggeledahan, penyidik menyita dokumen transfer, catatan keuangan manual, serta sejumlah alat komunikasi. KONFIRMASI sementara, Etik diduga berperan sebagai pengendali utama jaringan pemerasan ini. Uang yang terkumpul digunakan untuk membiayai gaya hidup mewah dan kepentingan pribadi.

  • Total penerimaan ilegal: Rp2,93 miliar
  • Periode kejahatan: 2021–2026
  • Jumlah korban diperiksa: lebih dari 30 pejabat
  • Pasal yang dijerat: Pasal 12 huruf e UU Tipikor

Langkah KPK Selanjutnya

KPK langsung menahan Etik Suryani di Rumah Tahanan Negara Cabang KPK selama 20 hari pertama. UPDATE dari juru bicara KPK menyebutkan bahwa penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk anggota keluarga bupati yang diduga turut menikmati aliran dana haram.

Lembaga antirasuah itu juga tengah menelusuri aset-aset bernilai yang diduga dibeli menggunakan uang hasil pemerasan. Beberapa properti di Sukoharjo dan Solo dalam radar penyelidikan.

Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang tersandung korupsi pada periode kedua jabatannya. KPK menegaskan tidak akan berhenti pada satu tersangka. “Kami sedang melakukan pengembangan lebih lanjut,” ujar sumber internal yang enggan disebut namanya.

Publik diimbau untuk mengawal proses hukum ini. Sejumlah elemen masyarakat sipil di Sukoharjo sudah menyatakan akan menggelar aksi dukungan terhadap pemberantasan korupsi. MENIT LALU, bupati nonaktif itu sudah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tahanan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User