Tradisi Hajat Bumi Rawabinong Diapresiasi Pemkab Bekasi

Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan apresiasi kepada warga Desa Hegarmukti yang terus mempertahankan dan melestarikan tradisi Hajat Bumi Situ Rawabinong. Kegiatan yang digelar setiap tahun ini tida...

Jul 12, 2026 - 06:14
0 0

Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan apresiasi kepada warga Desa Hegarmukti yang terus mempertahankan dan melestarikan tradisi Hajat Bumi Situ Rawabinong. Kegiatan yang digelar setiap tahun ini tidak sekadar ritual adat, melainkan juga perwujudan nyata semangat gotong royong dan pelestarian warisan leluhur.

Situ Rawabinong yang terletak di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, merupakan danau alami yang memiliki nilai historis dan ekologis tinggi. Tradisi Hajat Bumi di tepi situ ini telah berlangsung turun-temurun selama puluhan tahun sebagai wujud syukur warga kepada alam yang telah memberikan sumber kehidupan.

Ritual dan Prosesi Adat

Rangkaian acara diawali dengan arak-arakan tumpeng dan hasil bumi dari balai desa menuju ke area Situ Rawabinong. Ratusan warga dari berbagai usia berpartisipasi dengan mengenakan pakaian tradisional dan membawa berbagai sesaji sebagai lambang penghormatan kepada leluhur.

Setibanya di tepi situ, dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh sesepuh adat setempat. Doa ini mengandung harapan agar seluruh warga Desa Hegarmukti senantiasa diberikan keselamatan, kesuburan lahan pertanian, dan kemakmuran sepanjang tahun.

Puncak Larung Sesaji

Puncak acara adalah prosesi pelarungan sesaji ke tengah Situ Rawabinong. Beraneka hasil bumi seperti padi, ketela, buah-buahan, dan aneka jajanan pasar dilarung dengan menggunakan perahu sederhana. Momen ini menjadi simbol penyerahan kembali sebagian rezeki kepada alam.

Usai pelarungan, warga biasanya saling berebut mengambil sesaji yang telah didoakan. Mereka percaya bahwa benda-benda tersebut membawa berkah dan dapat menjauhkan dari marabahaya. Suasana berubah meriah dengan gelak tawa dan sorak sorai warga.

Semangat Gotong Royong

Keberhasilan penyelenggaraan Hajat Bumi Situ Rawabinong tidak lepas dari kuatnya semangat gotong royong yang mengakar di masyarakat. Mulai dari pengumpulan dana secara swadaya, persiapan logistik, hingga pelaksanaan acara, semuanya dikerjakan bersama-sama tanpa pamrih.

Kaum ibu bergotong royong menyiapkan hidangan tradisional, sementara para pemuda bertanggung jawab mendirikan panggung dan tenda. Para sesepuh desa memegang kendali ritual agar tetap sesuai pakem leluhur. Kolaborasi ini semakin mempererat tali persaudaraan serta menjadi ajang silaturahmi antargenerasi.

Dukungan Pemerintah Daerah

Camat Cikarang Pusat yang hadir mewakili Bupati Bekasi menyatakan kebanggaannya terhadap warga Hegarmukti. Ia menilai Hajat Bumi merupakan aset budaya tak benda yang wajib dilestarikan bersama. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung penuh kegiatan serupa guna memperkuat identitas dan daya tarik wisata budaya Kabupaten Bekasi.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan fasilitas dan promosi acara. Ke depan, Pemkab Bekasi berencana memasukkan Hajat Bumi Situ Rawabinong dalam kalender resmi pariwisata daerah agar dapat menarik lebih banyak pengunjung dan memperkenalkan kekayaan budaya Bekasi.

Mengakar Kuat di Generasi Muda

Salah satu hal yang membanggakan dari tradisi ini adalah tingginya antusiasme generasi muda. Pelajar dan pemuda desa terlihat aktif terlibat dalam setiap prosesi, mulai dari kirab hingga panitia acara. Hal ini menjadi sinyal baik bahwa regenerasi penjaga tradisi berjalan secara alami.

Para orang tua sengaja melibatkan anak-anak agar mereka tumbuh dengan pemahaman dan kecintaan terhadap budaya sendiri. Dengan begitu, Hajat Bumi Situ Rawabinong dipastikan akan terus bergema dan menjadi kebanggaan warga Bekasi untuk tahun-tahun mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User