KPK Sita Logam Mulia dan Yen dari OTT Bupati Sukoharjo

JAKARTA – Operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengungkap tumpukan barang bukti mencengangkan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita logam mulia dan uang tu...

Jul 12, 2026 - 21:58
0 0
KPK Sita Logam Mulia dan Yen dari OTT Bupati Sukoharjo

JAKARTA – Operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengungkap tumpukan barang bukti mencengangkan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita logam mulia dan uang tunai mata uang asing, termasuk yen Jepang, dengan nilai total menembus Rp21,2 miliar. Penangkapan ini menyeret Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, bersama 17 orang lainnya yang diduga terlibat jaringan pemerasan sistematis.

Rangkaian Penangkapan yang Mengejutkan

Aparat antikorupsi bergerak dalam operasi senyap yang telah dipersiapkan matang. Etik Suryani ditangkap bersama belasan orang di sejumlah lokasi berbeda dalam satu malam. Mereka diduga kuat baru saja menerima sejumlah uang dan barang berharga sebagai bagian dari praktik pemerasan yang telah berlangsung lama. Tim penindakan langsung menggelandang para tersangka ke gedung KPK untuk pemeriksaan intensif.

Sumber internal lembaga antirasuah menyebutkan bahwa OTT kali ini merupakan pengembangan dari laporan masyarakat dan pengawasan transaksi mencurigakan selama beberapa bulan terakhir. Pola yang terungkap menunjukkan adanya permintaan imbalan terkait perizinan, proyek infrastruktur, dan pengisian jabatan di lingkungan pemkab.

Barang Bukti di Luar Dugaan

Saat penggeledahan, penyidik menemukan logam mulia berupa emas batangan dengan berat signifikan. Selain itu, terdapat tumpukan uang tunai dalam berbagai pecahan, termasuk yen Jepang yang diduga sengaja digunakan untuk menyulitkan pelacakan. Total nilai seluruh barang bukti mencapai Rp21,2 miliar, angka yang jauh lebih besar dari perkiraan awal.

Penyidik juga menyita dokumen transfer, catatan aliran dana, dan sejumlah perangkat elektronik yang akan dijadikan alat bukti tambahan. Semua barang bukti tersebut kini telah diamankan di laboratorium forensik KPK untuk analisis lebih lanjut. Juru bicara KPK menegaskan bahwa temuan ini baru merupakan lapis pertama dari kemungkinan jaringan yang lebih luas.

Dampak dan Proses Hukum

Dengan penangkapan ini, Etik Suryani menjadi bupati kedua di Jawa Tengah yang tersangkut OTT KPK dalam kurun dua tahun terakhir. KPK langsung menetapkan status tersangka kepada sejumlah pihak yang terlibat, termasuk pejabat struktural dan pihak swasta. Tim jaksa penuntut umum akan segera merampungkan berkas perkara untuk diserahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi.

Penangkapan ini menimbulkan guncangan di tubuh pemerintahan Sukoharjo. Aktivitas pelayanan publik sempat terhenti sementara karena banyak pejabat turut diamankan. Kementerian Dalam Negeri pun langsung berkoordinasi dengan sekretaris daerah untuk menunjuk pelaksana tugas agar roda pemerintahan tetap berjalan. Masyarakat setempat diimbau tetap tenang dan memantau perkembangan kasus melalui saluran resmi.

KPK kembali mengingatkan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata komitmen pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Lembaga tersebut membuka peluang bagi pihak lain yang mengetahui praktik serupa untuk melapor melalui jalur pengaduan resmi. Dengan temuan fantastis Rp21,2 miliar, kasus ini diprediksi akan menjadi salah satu fokus utama penegakan hukum tahun ini.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User