Lima Mobil Klinik Hewan Keliling DKI Siap Layani Warga
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat memenuhi kebutuhan kesehatan hewan peliharaan warga. Sebanyak lima unit mobil klinik hewan keliling resmi dikerahkan menyusuri setiap sudut kota. Inisiat...
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat memenuhi kebutuhan kesehatan hewan peliharaan warga. Sebanyak lima unit mobil klinik hewan keliling resmi dikerahkan menyusuri setiap sudut kota. Inisiatif ini memastikan akses layanan veteriner profesional dapat dinikmati seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan harapannya agar warga segera memanfaatkan fasilitas tersebut. "Layanan ini hadir untuk menjawab keluhan warga yang kesulitan membawa hewannya ke klinik tetap. Sekarang, kliniknya yang mendatangi Anda," ungkapnya dalam peresmian di Balai Kota, Selasa (15/7). Dengan biaya sangat terjangkau, pemilik hewan bisa mendapatkan pemeriksaan rutin, vaksinasi, hingga pengobatan ringan langsung di lokasi.
Jangkauan Luas di Lima Wilayah
Operasional lima mobil klinik ini dibagi merata di lima kota administrasi: Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara. Setiap unit dijadwalkan mangkal di titik-titik strategis seperti taman kota, pasar tradisional, dan permukiman padat penduduk. Jadwal lengkap dapat diakses melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) atau media sosial resmi Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP).
Petugas medis hewan yang bertugas berasal dari klinik-klinik kesehatan hewan milik Pemprov DKI. Mereka dibekali peralatan standar, termasuk alat diagnostik portabel, obat-obatan esensial, dan ruang periksa ber-AC. "Kami pastikan kenyamanan hewan dan pemilik tetap terjaga," tambah Kepala Dinas KPKP. Bahkan, untuk prosedur steril seperti vaksinasi rabies massal, layanan diberikan tanpa biaya alias gratis bagi warga ber-KTP DKI.
Selain pemeriksaan umum, mobil klinik juga melayani konsultasi nutrisi, pengendalian parasit, dan sterilisasi minor. Untuk kasus yang memerlukan rujukan, petugas akan mengarahkan ke Rumah Sakit Hewan Ragunan atau klinik utama KPKP di Pulogadung. Biaya yang dikenakan pun hanya untuk menutupi logistik operasional, jauh di bawah tarif klinik komersial.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Jakarta sebagai kota ramah hewan. Data Dinas KPKP mencatat populasi hewan peliharaan di Jakarta mencapai 1,2 juta ekor pada 2026, namun baru 45% yang rutin mendapat pemeriksaan kesehatan. Dengan adanya klinik keliling, target cakupan diharapkan melonjak hingga 80% pada akhir tahun.
Masyarakat menyambut antusias. "Saya biasa susah cari waktu ke dokter hewan. Sekarang dekat rumah, murah lagi," ujar Sari, warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Warga lain, Budi dari Kembangan, Jakarta Barat, mengaku lega karena kucingnya yang sering sakit kulit bisa ditangani cepat.
Total ada 15 dokter hewan dan 20 paramedis yang disiagakan secara bergilir. Setiap unit ditargetkan mampu melayani rata-rata 50 ekor hewan per hari. Untuk memastikan keberlanjutan, evaluasi akan dilakukan setiap tiga bulan. Indikator keberhasilan meliputi jumlah kunjungan, tingkat kepuasan warga, dan penurunan kasus penyakit zoonosis.
"Mari kita rawat hewan peliharaan kita dengan baik. Layanan ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir untuk semua makhluk hidup di Jakarta," kata Pramono menutup sambutannya. Untuk informasi lebih lanjut, warga dapat menghubungi call center 24 jam atau mendatangi posko layanan di kantor kelurahan terdekat. Kesehatan hewan kesayangan Anda adalah prioritas.
Baca juga:
Comments (0)