Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
JAKARTA – Jaksa Agung ST Burhanuddin menunjuk Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Plt Jampidsus), menggantikan Febrie Adriansyah. Keputusan ini berlaku efekti...
JAKARTA – Jaksa Agung ST Burhanuddin menunjuk Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Plt Jampidsus), menggantikan Febrie Adriansyah. Keputusan ini berlaku efektif per hari ini.
Mutasi tersebut mengejutkan banyak pihak, mengingat Febrie Adriansyah baru beberapa waktu menjabat. Namun, Jaksa Agung menegaskan pergantian ini murni kebutuhan organisasi.
Kronologi Penunjukan
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima, penunjukan Rudi Margono dilakukan melalui surat keputusan pada Senin pagi. Surat tersebut diteken langsung oleh Jaksa Agung. Berikut poin-poin penting yang dirangkum:
- Rudi Margono ditunjuk sebagai Plt Jampidsus per hari ini.
- Febrie Adriansyah tidak lagi menjabat, tetapi akan menempati posisi baru di lingkungan Kejaksaan Agung.
- Mutasi ini bagian dari penyegaran internal dan akselerasi penanganan perkara.
- Belum ada pengumuman resmi terkait pelantikan dan serah-terima jabatan.
UPDATE: Informasi yang beredar di kalangan kejaksaan menyebutkan serah-terima jabatan akan dilakukan dalam waktu dekat, tanpa seremoni besar-besaran.
Sosok Rudi Margono
Rudi Margono bukan nama baru di Kejaksaan Agung. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi di salah satu provinsi besar. Rekam jejaknya di bidang pidana khusus cukup panjang.
Beberapa fakta tentang Rudi Margono:
- Pengalaman: Lebih dari 20 tahun menangani perkara korupsi dan tindak pidana khusus.
- Prestasi: Berhasil mengembalikan kerugian negara senilai Rp 1,2 triliun dari kasus yang ditanganinya selama 2025.
- Gaya kepemimpinan: Dikenal disiplin, rendah hati, dan tak kenal kompromi terhadap mafia hukum.
Kolega dan anak buah menggambarkannya sebagai sosok yang tenang namun tegas. Ia kerap turun langsung memantau penyidikan kasus besar.
Pergantian di Tengah Sorotan
Posisi Jampidsus sangat strategis karena menangani perkara-perkara besar, termasuk korupsi kelas kakap dan kejahatan ekonomi. Belakangan, lembaga ini menjadi sorotan akibat lambatnya penanganan beberapa kasus. Penunjukan Plt ini dinilai sebagai upaya akselerasi.
Pengamat hukum pidana, Dr. Adnan Hamid, menilai pergantian ini tepat waktu. "Jampidsus butuh figur yang bisa langsung tancap gas. Banyak PR menumpuk," ujarnya saat dihubungi. Ia menambahkan bahwa publik berharap Plt baru bisa membawa perubahan signifikan.
Kejaksaan Agung sendiri belum memberikan pernyataan detail mengenai alasan mutasi. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa rotasi ini sudah direncanakan sejak awal tahun. "Ini bagian dari grand design Pak Jaksa Agung untuk memperkuat lini depan penegakan hukum," kata sumber yang enggan disebutkan identitasnya.
Dengan penunjukan ini, Kejaksaan Agung diharapkan makin solid dan mampu menjawab ekspektasi publik terhadap pemberantasan korupsi.
Baca juga:
Comments (0)