Korban Tewas Kecelakaan Pikap Tamu Hajatan Indramayu Jadi 12 Jiwa

JUMLAH korban meninggal dunia dalam insiden tragis yang menimpa rombongan tamu hajatan di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kabupaten Indramayu, kembali bertambah. Dua orang yang sebelumnya dirawat ...

Jul 13, 2026 - 14:58
0 0
Korban Tewas Kecelakaan Pikap Tamu Hajatan Indramayu Jadi 12 Jiwa

JUMLAH korban meninggal dunia dalam insiden tragis yang menimpa rombongan tamu hajatan di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kabupaten Indramayu, kembali bertambah. Dua orang yang sebelumnya dirawat dengan luka berat akhirnya mengembuskan napas terakhir, sehingga total korban jiwa kini mencapai 12 orang.

Kabar Duka dari Rumah Sakit

Kepolisian Resor Indramayu mengonfirmasi perkembangan terbaru ini pada Senin (13/7). Menurut Kasatlantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, dua korban tersebut sempat mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan. "Yang tadinya tercatat 10 orang meninggal di tempat, sekarang bertambah dua karena yang dirawat tidak tertolong," jelasnya. Penambahan ini menjadikan total korban tewas 12 orang, seluruhnya merupakan penumpang pikap yang mengalami kecelakaan tunggal sehari sebelumnya.

Kendaraan pikap nahas itu diketahui mengangkut belasan warga yang hendak menghadiri sebuah pesta pernikahan. Insiden terjadi pada Minggu (12/7) di ruas jalan yang ramai dilintasi kendaraan berat tersebut. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim TAA Polda Jawa Barat untuk memastikan faktor penyebab utama kecelakaan.

Ikatan Keluarga di Antara Korban

Kepala Desa Cempeh, Carkana, mengungkapkan duka mendalam bagi wilayahnya. Dari total 12 korban meninggal, sembilan orang merupakan warganya yang berdomisili di RT 13 RW 04. Tiga korban lainnya adalah warga Desa Kiajaran Kulon, lokasi di mana musibah terjadi. "Ini pukulan berat bagi kami. Mereka semua bertetangga dekat, dan beberapa di antaranya masih memiliki hubungan darah," ujar Carkana dengan nada lirih.

Ia menambahkan, di antara nama-nama yang gugur terdapat ikatan ayah dan anak, serta ibu dan anak. Meski tidak merinci identitas masing-masing, informasi ini menggambarkan betapa dalamnya duka yang didera keluarga korban. Sembilan warganya yang berpulang dikenal sebagai sosok yang guyub dan kerap hadir dalam setiap acara sosial di desa.

Daftar Lengkap Korban Meninggal

Berikut ini adalah identitas seluruh penumpang pikap yang dinyatakan meninggal dunia berdasarkan data terbaru yang dihimpun:

Yunah – RS Mitra Plumbon
Ikbal (anak-anak) – RS Bhayangkara
Karsnih – RS Bhayangkara
Sawen – RS Bhayangkara
Sinta – RS Bhayangkara
Ayu – RS Bhayangkara
Sanerah – RS Bhayangkara
Idah – RS Bhayangkara
Riyantoni (anak-anak) – RS Bhayangkara
Albara Putra Bpk. Warkidi (anak-anak) – RS Mitra Plumbon
Warkidi (sopir) – RS Mitra Plumbon
Tamara – RS Mitra Plumbon

Dari daftar tersebut, terlihat bahwa korban tersebar di dua rumah sakit, yaitu RS Bhayangkara dan RS Mitra Plumbon. Tiga korban di antaranya masih berusia anak-anak, menambah kepedihan atas peristiwa ini. Sopir pikap yang juga menjadi korban, Warkidi, diduga kehilangan kendali saat melaju di jalur pantai utara Jawa yang padat.

Polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan penyebab kecelakaan, namun sejumlah saksi mata menyebutkan kondisi kendaraan yang kelebihan muatan. Jalur Pantura sendiri dikenal sebagai lintasan dengan risiko tinggi, terutama bagi kendaraan non-penumpang yang dipaksa mengangkut orang. Pihak berwenang sedang mendalami kemungkinan pelanggaran lalu lintas dan faktor kelalaian lainnya.

Rencananya, seluruh jenazah akan dipulangkan ke keluarga masing-masing setelah proses identifikasi dan autopsi selesai. Pemerintah desa setempat berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban, termasuk bantuan biaya pemakaman. Kecelakaan ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya keselamatan berkendara dan larangan penggunaan mobil barang untuk mengangkut penumpang dalam jumlah besar.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User