Sopir Angkot Ngamuk Rusak Mobil di Bekasi, Polisi Gerak Cepat
BEKASI – Aksi brutal seorang sopir angkutan kota (angkot) terekam kamera dan viral di media sosial setelah ia merusak kendaraan pengendara lain di Jalan Raya Pekayon, Bekasi Selatan. Insiden yang te...
BEKASI – Aksi brutal seorang sopir angkutan kota (angkot) terekam kamera dan viral di media sosial setelah ia merusak kendaraan pengendara lain di Jalan Raya Pekayon, Bekasi Selatan. Insiden yang terjadi pada Sabtu (11/7/2026) itu dipicu oleh upaya sang sopir menyerobot antrean lalu lintas yang padat.
Kronologi Kekerasan di Jalan
Berdasarkan rekaman yang beredar, peristiwa berawal saat angkot berusaha mendahului barisan kendaraan di ruas jalan yang menyempit dari arah Jatiasih menuju pertigaan Kemang Pratama. Korban, yang mengemudikan mobil pribadi, mencoba menutup celah agar angkot tidak menerobos jalur. Tindakan itu rupanya memicu emosi pengemudi angkot.
Tanpa ragu, sopir angkot turun dari kendaraannya. Dengan nada tinggi, ia memaki-maki korban. Tidak hanya itu, pelaku bahkan mengangkat pot bunga besar yang ada di trotoar dan meletakkannya tepat di depan mobil korban untuk menghalangi laju kendaraan. Istri korban sempat keluar untuk menyingkirkan pot tersebut agar bisa melanjutkan perjalanan, namun ketegangan tak mereda.
Beberapa saat kemudian, saat kedua kendaraan tiba di depan Perumahan Grand Delta Pekayon, sang sopir kembali melakukan manuver agresif. Ia menyalip dari sisi kanan, lalu bersama seorang rekannya, memblokade jalan dan menghentikan mobil korban. Sopir angkot bahkan berdiri di depan kap mobil, seolah-olah hendak menuduh korban menabraknya.
Puncak amukan terjadi ketika ia memukul keras pintu sisi kanan mobil korban, lalu menghantam kaca jendela di sisi pengemudi hingga pecah. Aksi ini terekam jelas oleh warga sekitar dan langsung menyebar di berbagai platform digital.
Respons Kepolisian
Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Suparmin, membenarkan bahwa jajarannya telah mengetahui video viral tersebut. Pihaknya langsung mengirimkan personel untuk mengecek lokasi kejadian dan mencari tahu duduk perkara sesungguhnya.
“Kami baru menerima informasi ini. Begitu tahu, anggota piket langsung kami turunkan ke TKP untuk melakukan pengecekan awal,” kata Suparmin saat dikonfirmasi pada Minggu (12/7/2026). Ia juga menuturkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan korban dan mendorong agar segera membuat laporan resmi agar proses hukum dapat berjalan.
“Kalau laporan sudah masuk, kami jamin prosesnya akan cepat dan tegas. Tidak ada toleransi untuk tindakan main hakim sendiri di jalan raya,” tegasnya.
Data dan Fakta Cepat
Rangkuman kejadian:
- Waktu: Sabtu, 11 Juli 2026
- Lokasi: Jalan Raya Pekayon, Bekasi Selatan (dekat Perumahan Grand Delta)
- Pemicu: Sopir angkot menyerobot antrean; korban menutup jalur
- Bentuk kekerasan: Penghalangan dengan pot bunga, pemukulan pintu mobil, perusakan kaca jendela pengemudi
- Kondisi terkini: Video viral; polisi sudah olah TKP; pelaku masih dalam penyelidikan
Belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan angkot terkait. Sementara itu, sejumlah saksi mata yang berada di lokasi diimbau untuk memberikan keterangan guna memperkuat alat bukti.
Kasus ini menjadi cerminan betapa mudahnya emosi pecah di jalan raya, terutama saat menghadapi situasi kemacetan. Warganet ramai mengecam tindakan sopir angkot tersebut dan mendesak aparat memberikan sanksi maksimal.
Baca juga:
Comments (0)