KLH Pasang Alat Pemantau Udara di Sekitar TPA Jatiwaringin, Minta Warga Jauhi Radius 1,7 Km

Beritatercepat.com, Tangerang - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperketat pengawasan dampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang dengan memasang sejumlah

Jul 08, 2026 - 04:32
0 0
KLH Pasang Alat Pemantau Udara di Sekitar TPA Jatiwaringin, Minta Warga Jauhi Radius 1,7 Km

Beritatercepat.com, Tangerang - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperketat pengawasan dampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang dengan memasang sejumlah perangkat pemantau kualitas udara. Langkah ini diambil menyusul peristiwa kebakaran yang telah berlangsung lebih dari lima hari dan menimbulkan kepulan asap tebal yang berpotensi membahayakan kesehatan warga sekitar.

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat secara resmi mengimbau masyarakat agar menghindari segala bentuk aktivitas di luar ruangan dalam radius 1,7 kilometer dari titik pusat api. Imbauan ini bukan tanpa dasar, melainkan hasil simulasi teknis yang menggabungkan data pantau terkini dan informasi meteorologi dari BMKG.

"Dari analisa data pantau (hingga 3 Juli malam) dan elaborasi data BMKG maka dengan simulasi pemodelan teknis parameter kunci PM2.5 yang berbahaya bagi pernafasan langsung/potensi penyebab ISPA, maka diperkirakan batas aman warga untuk berada di luar jarak (radius) 1,7 km dari titik pusat TPA Jatiwaringin," tegas Jumhur dalam keterangannya kepada tim Beritatercepat.com, Minggu (5/7/2026).

Parameter partikulat halus PM2.5 menjadi perhatian utama dalam pemantauan ini. Partikel berukuran mikroskopis tersebut dikenal sangat berbahaya karena mampu menembus saluran pernapasan manusia dan memicu Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) serta gangguan kesehatan serius lainnya. KLH menyatakan bahwa konsentrasi polutan di sekitar pusat kebakaran terpantau fluktuatif, sehingga pemasangan alat pantau ini krusial untuk memberikan data real-time kepada publik.

Berdasarkan laporan di lapangan, alat pemantau tersebut ditempatkan di beberapa titik strategis pemukiman yang berbatasan langsung dengan area TPA. Data yang dihimpun oleh tim Beritatercepat.com menunjukkan bahwa selain PM2.5, beberapa parameter lain seperti sulfur dioksida dan karbon monoksida juga turut diukur untuk memastikan tingkat keamanan udara ambien di wilayah Tangerang.

Kebakaran yang melanda TPA Jatiwaringin ini telah memasuki hari keenam dan upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas gabungan. Kondisi geografis dan tumpukan sampah yang menggunung membuat proses pendinginan titik api cukup sulit dilakukan. Pemerintah daerah setempat juga telah mendirikan posko kesehatan darurat untuk mengantisipasi lonjakan warga yang mengalami gejala ISPA.

KLH mengingatkan bahwa meskipun jarak 1,7 kilometer ditetapkan sebagai zona batas aman, warga di luar radius tersebut pun diminta untuk tetap waspada. Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala batuk, sesak napas, atau iritasi mata akibat paparan asap. Tim pemantau akan terus memperbarui data dan siap mengubah rekomendasi jika terjadi perubahan arah angin atau peningkatan konsentrasi polutan secara signifikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Fact Checker. Memverifikasi klaim viral secara cepat dan akurat.

Comments (0)

User