KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al-Muqtafa di Jakarta

Jakarta – KH Zulfa Mustofa, ulama kharismatik asal Jawa Timur, resmi meluncurkan kitab terbarunya berjudul Ithafu Ummati Al-Muqtafa dalam sebuah acara khid

Jul 11, 2026 - 21:55
0 0
KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al-Muqtafa di Jakarta

Jakarta – KH Zulfa Mustofa, ulama kharismatik asal Jawa Timur, resmi meluncurkan kitab terbarunya berjudul Ithafu Ummati Al-Muqtafa dalam sebuah acara khidmat di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu malam (15/6/2024). Kitab yang digarap selama hampir satu dekade ini diharapkan menjadi rujukan penting bagi umat Islam Indonesia dalam memahami fikih dan tasawuf secara moderat.

Acara yang digelar secara hybrid ini juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama RI, para kiai sepuh dari berbagai pesantren di Jawa dan Sumatera, serta duta besar negara sahabat. Kehadiran mereka menunjukkan pengakuan terhadap kiprah internasional KH Zulfa Mustofa.

Prosesi Peluncuran di Masjid Bersejarah

Masjid Sunda Kelapa yang dikenal dengan arsitektur megah dan sejarah panjang sebagai pusat dakwah ibu kota dipilih sebagai lokasi peluncuran. Ratusan jamaah, santri, dan tokoh masyarakat memadati ruang utama masjid tersebut. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat bersama yang dipimpin oleh tim hadrah setempat.

  1. Pukul 19.30 WIB: Rangkaian acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Yayasan Masjid Sunda Kelapa, Dr. H. Ahmad Fauzi, yang menyampaikan apresiasi atas kesediaan KH Zulfa Mustofa meluncurkan kitab di masjid ini.
  2. Pukul 20.00 WIB: Tausiah ilmiah disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal, yang mengupas urgensi karya tulis ulama Nusantara dalam merespons problematika kontemporer.
  3. Pukul 20.45 WIB: Puncak acara, prosesi peluncuran simbolis dilakukan dengan penandatanganan plakat oleh KH Zulfa Mustofa disaksikan para tamu kehormatan.
  4. Pukul 21.30 WIB: Sesi bedah kitab singkat yang dipandu oleh Ustaz Hilman Fauzi, mengupas struktur dan keistimewaan kitab Ithafu Ummati Al-Muqtafa.

Dalam sambutannya, KH Zulfa Mustofa mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya kitab yang telah dirintisnya sejak 2015. "Kitab ini saya tulis sebagai bentuk kecintaan kepada umat. Saya ingin menyajikan pemahaman fikih yang tidak kaku dan tasawuf yang membumi, sesuai tantangan zaman," ujarnya dengan suara bergetar.

"Saya berharap Ithafu Ummati Al-Muqtafa mampu menjadi jembatan antara generasi muda dan khazanah keilmuan klasik. Bukan hanya dibaca, tapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari."

Profil Singkat KH Zulfa Mustofa

KH Zulfa Mustofa lahir di Jombang, Jawa Timur, pada tahun 1965. Ia merupakan alumnus Pesantren Tebuireng dan Universitas Al-Azhar Mesir. Selain mengasuh Pondok Pesantren Al-Falah di Kediri, ia aktif menulis kolom di berbagai media massa dan telah menghasilkan lebih dari 15 judul kitab dan buku. Beberapa karyanya yang telah dikenal luas antara lain 'Al-Munir fi Usul al-Fiqh' dan 'Risalah Cinta untuk Santri'.

Kitab dengan Pendekatan Kontekstual

Kitab Ithafu Ummati Al-Muqtafa memiliki ketebalan 720 halaman dan terbagi dalam tiga jilid utama. Jilid pertama membahas fikih ibadah dengan merujuk pada mazhab Syafi’i namun disertai perbandingan mazhab lain. Jilid kedua mendalami tasawuf akhlaki yang menekankan penyucian jiwa. Jilid ketiga secara khusus mengupas isu-isu kekinian seperti ekonomi syariah, bioetika, dan peran perempuan dalam Islam.

KH Zulfa Mustofa menekankan bahwa kitab ini bukan sekadar terjemahan atau syarah dari kitab kuning, melainkan hasil ijtihad kontekstual yang mempertimbangkan realitas Indonesia. "Saya banyak memasukkan contoh kasus yang terjadi di masyarakat kita, mulai dari problematika ibadah di daerah minoritas Muslim hingga pertanyaan-pertanyaan anak muda tentang medsos dan riba," jelasnya.

Beberapa poin kunci yang diulas dalam kitab ini antara lain:

  • Metode penentuan awal bulan hijriah yang memadukan hisab dan rukyat.
  • Hukum transaksi digital dan cryptocurrency dalam tinjauan fikih muamalah.
  • Konsep jihad dalam perspektif tasawuf yang menolak radikalisme.
  • Peran tarekat sebagai benteng moral di era disrupsi.

Prof. Nasaruddin Umar dalam tausiahnya menyebut kitab ini sebagai "karya monumental yang menjembatani tradisi dan modernitas". Ia menambahkan, "Apa yang ditulis oleh KH Zulfa Mustofa ini sangat relevan untuk menjawab dahaga spiritual generasi milenial yang cenderung kering dari nilai-nilai keislaman yang mendalam." Menurutnya, kitab ini layak dijadikan kurikulum di perguruan tinggi Islam. Di akhir pemaparannya, ia mengajak seluruh hadirin untuk tidak hanya membaca, tetapi juga mengkaji dan mengamalkan isi kitab tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme Jamaah dan Distribusi

Pantauan di lokasi, sebanyak 500 eksemplar kitab yang disiapkan panitia ludes terjual dalam waktu kurang dari satu jam. Banyak jamaah yang rela antre panjang untuk mendapatkan kitab bertanda tangan langsung sang penulis. "Saya sudah menunggu sejak magrib. Alhamdulillah dapat kitabnya, semoga berkah," ujar Rahmawati (34), jamaah asal Tebet.

Penerbit Mizan yang bekerja sama dalam penerbitan kitab ini menyatakan akan mendistribusikan kitab tersebut ke seluruh jaringan toko buku di Indonesia mulai 1 Juli 2024. Versi digital juga tengah disiapkan untuk memudahkan akses pembaca di dalam dan luar negeri. Kitab fisik dijual dengan harga Rp150.000, sedangkan versi digital dibanderol Rp75.000 dan dapat diunduh melalui aplikasi Mizan Digital serta platform e-book populer lainnya.

Acara peluncuran ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH Zulfa Mustofa, memohon agar kitab tersebut menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat luas bagi umat.

[SOCIAL_TWEET]: "KH Zulfa Mustofa luncurkan kitab Ithafu Ummati Al-Muqtafa di Masjid Sunda Kelapa. Kitab 720 halaman ini hadirkan fikih dan tasawuf kontekstual untuk jawab problematika zaman. #IslamModerat #KitabBaru #KHZulfaMustofa" [SOCIAL_TG]: "🔥 Baru rilis! Kitab Ithafu Ummati Al-Muqtafa karya KH Zulfa Mustofa resmi diluncurkan di Masjid Sunda Kelapa. Ulasan lengkap tentang isi kitab yang bikin 500 eksemplar ludes dalam sejam 👇"

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User