Kesaksian Warga Soal Penemuan Jasad Sutrimo di Klinik Mordent

BREAKING NEWS — Seorang lelaki paruh baya bernama Sutrimo ditemukan tak bernyawa di depan gerbang Klinik Mordent, kawasan elite Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (27/7/2026) dini hari. Tub...

Jul 28, 2026 - 02:25
0 0
Kesaksian Warga Soal Penemuan Jasad Sutrimo di Klinik Mordent

BREAKING NEWS — Seorang lelaki paruh baya bernama Sutrimo ditemukan tak bernyawa di depan gerbang Klinik Mordent, kawasan elite Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (27/7/2026) dini hari. Tubuh korban tergeletak bersimbah darah, memicu kepanikan warga sekitar.

Saksi mata bernama Rudi (45) yang pertama kali melihat jasad tersebut mengisahkan momen mengerikan saat ia melintas di depan klinik. "Saya kira hanya orang pingsan, tapi ternyata sudah tidak bergerak," ujarnya dengan nada gemetar saat diwawancarai di lokasi.

Fakta Kunci Penemuan

  • Waktu: Sekitar pukul 02.30 WIB, Senin dini hari.
  • Lokasi: Depan pintu utama Klinik Mordent, Jalan Kebayoran Baru.
  • Kondisi korban: Terlentang dengan luka serius di bagian kepala dan leher.
  • Saksi: Rudi, warga sekitar yang baru pulang kerja.
  • Respons polisi: Tim Inafis dan Puslabfor langsung melakukan olah TKP.

Rudi menuturkan, awalnya ia mendengar suara langkah kaki terseok-seok di trotoar. Saat mendekat, ia melihat sesosok pria terhuyung lalu ambruk tepat di depan klinik. "Saya langsung lari menghampiri, tapi napasnya sudah tidak teratur. Darah keluar dari kepalanya," jelas Rudi.

Sementara itu, seorang warga lain bernama Suti (52) mengaku mendengar suara seperti benda jatuh beberapa menit sebelum korban ditemukan. "Saya pikir suara ranting patah, tapi setelah keluar, sudah ramai orang. Ternyata ada korban," tuturnya.

Warga yang berdatangan segera menghubungi pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Kebayoran Baru tiba di lokasi dalam waktu 15 menit dan langsung memasang garis polisi. Ambulans dari Puskesmas terdekat turut dikerahkan, namun korban dinyatakan meninggal di tempat.

Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol Andi Wijaya, membenarkan kejadian tersebut. "Kami masih mendalami penyebab kematian. Belum bisa dipastikan apakah ini murni kecelakaan atau tindak pidana," katanya singkat.

Dari pantauan di lapangan, area klinik dalam keadaan sepi saat kejadian. Tidak ada rekaman CCTV yang berfungsi di sekitar lokasi, sehingga polisi mengandalkan keterangan saksi dan bukti forensik. Tim laboratorium forensik terlihat mengumpulkan sampel darah dan sidik jari dari trotoar.

Hingga pukul 10.00 WIB, polisi masih melakukan olah TKP intensif. Beberapa petugas terlihat memeriksa kamera pengawas toko di seberang jalan yang mungkin merekam detik-detik kejadian. "Kami optimis dapat mengungkap kasus ini dalam waktu dekat," tambah Kompol Andi.

Pihak keluarga yang tiba di lokasi tampak histeris. Mereka menolak berkomentar dan memilih langsung menuju rumah sakit. Identitas korban dipastikan sebagai Sutrimo (47), seorang pedagang kelontong di Pasar Kebayoran.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah Sutrimo telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk autopsi. Polisi masih memeriksa beberapa saksi tambahan yang mungkin berada di sekitar lokasi pada jam tersebut. Perkembangan lebih lanjut akan kami laporkan segera. Nantikan update informasi berikutnya hanya di Beritatercepat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User