Kapal Karam Selayar: Perang dan Boeing Dikerahkan Cari 24 Korban

BARU SAJA — Tim SAR memperluas zona pencarian hingga 300 mil laut untuk menemukan 24 penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis dini hari.UPDATE MENIT LALU:...

Jul 20, 2026 - 04:50
0 0
Kapal Karam Selayar: Perang dan Boeing Dikerahkan Cari 24 Korban

BARU SAJA — Tim SAR memperluas zona pencarian hingga 300 mil laut untuk menemukan 24 penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis dini hari.

UPDATE MENIT LALU: Kapal perang KN SAR Kamajaya dan pesawat Boeing B737 telah diterjunkan. Operasi udara-laut terbesar tahun ini tengah berlangsung.

Kronologi Darurat

KM Nurul Salsa dilaporkan hilang kontak pada Rabu pukul 23.00 WITA. Kapal kayu itu mengangkut 35 penumpang, rute Benteng—Jampea. Hingga berita ini ditulis, 11 korban telah dievakuasi—3 di antaranya meninggal dunia.

  • Korban selamat: 8 orang (syok berat, dirawat di RSUD Selayar).
  • Hilang: 24 penumpang—mayoritas petani dan pedagang pasar.
  • Penyebab: Cuaca buruk, gelombang 4 meter, dan angin kencang yang tiba-tiba menghantam lambung kapal.

Eskalasi Operasi

Kepala Basarnas Makassar mengonfirmasi pengerahan aset strategis dalam jumpa pers darurat 30 menit lalu. “KN SAR Kamajaya membawa 45 personel, 4 perahu karet, dan sonar pendeteksi benda,” tegasnya. Boeing B737 akan memindai area seluas 500 kilometer persegi, fokus pada tumpahan minyak yang terdeteksi satelit.

Fakta cepat KN SAR Kamajaya:

  • Panjang 60 meter, kecepatan 25 knot.
  • Dilengkapi helikopter dek, ruang medis darurat.
  • Mampu beroperasi 7 hari nonstop.

Pesawat Boeing B737, yang biasanya untuk patroli maritim, dimodifikasi dengan radar aperture sintetis. “Ini pertama kali kami kerahkan Boeing untuk operasi SAR di kawasan timur,” kata seorang perwira TNI AL yang enggan disebut nama.

Situasi Lapangan

Saksi mata di Pelabuhan Benteng melihat puluhan keluarga korban menggelar doa bersama. “Ibu saya ada di kapal itu. Tolong percepat pencarian!” teriak Nurhayati, putri seorang penumpang. Tim trauma healing telah disiagakan.

Faktor penghambat:

  • Arus kencang dari Laut Flores menyebarkan reruntuhan ke arah selatan.
  • Jarak antarpulau di Selayar menyulitkan koordinasi via radio.
  • Hujan lebat mengurangi jarak pandang udara.

Perkembangan Terkini

Pukul 10.00 WITA tadi, tim SAR menemukan serpihan kayu dan jaket pelampung di koordinat 6°LS 120°BT. Belum ada kepastian itu milik KM Nurul Salsa. “Kami kirim penyelam untuk memeriksa dasar laut sedalam 200 meter,” ujar koordinator lapangan.

KONFIRMASI: 3 kapal nelayan setempat ikut membantu pencarian. Mereka adalah relawan yang mengenal karakter arus di perairan itu.

Operasi ini menjadi prioritas nasional. Menko Polhukam telah menginstruksikan TNI/Polri untuk alokasikan semua sumber daya. “Setiap menit berarti nyawa,” tegasnya dalam siaran pers tertulis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User