Komjen Fadil Imran Dorong Transformasi Layanan 110 dan Command Center

BARU SAJA, Asisten Operasi Kapolri Komjen Pol M. Fadil Imran menginstruksikan percepatan transformasi layanan darurat 110 dan Command Center nasional.Perintah ini langsung diteken dalam rapat evaluasi...

Jul 20, 2026 - 04:52
0 0
Komjen Fadil Imran Dorong Transformasi Layanan 110 dan Command Center

BARU SAJA, Asisten Operasi Kapolri Komjen Pol M. Fadil Imran menginstruksikan percepatan transformasi layanan darurat 110 dan Command Center nasional.

Perintah ini langsung diteken dalam rapat evaluasi terbatas, menit lalu di Mabes Polri. Fadil menekankan bahwa kecepatan respons dan akurasi data adalah nyawa pelayanan publik modern.

Instruksi Tegas untuk Respons 24/7

Komjen Fadil Imran menegaskan, tidak ada lagi keluhan masyarakat yang tenggelam. Setiap laporan harus terverifikasi dan ditindaklanjuti dalam hitungan menit, bukan jam.

  • Integrasi sistem 110 dengan seluruh polres dan polsek.
  • Operator dilatih menangani panggilan darurat secara profesional.
  • Command Center wajib siaga 24 jam, 7 hari nonstop.
  • Teknologi AI akan memetakan titik rawan secara real-time.

“Transformasi ini bukan wacana. Ini perintah langsung. Layanan 110 harus menjadi sahabat pertama masyarakat dalam situasi darurat,” ujar Fadil dikonfirmasi terpisah.

Data Kunci: 80% Laporan Masuk via Telepon

Data Polri per 2025 mencatat 80% laporan darurat masuk melalui saluran telepon. Namun, waktu respons rata-rata masih di atas 7 menit. Transformasi ini membidik penurunan hingga di bawah 2 menit, setara standar internasional.

Command Center yang tersebar di 508 titik akan saling terhubung dalam satu dashboard nasional. Setiap eskalasi situasi—kerusuhan massa, bencana alam, atau kriminalitas tinggi—langsung terpantau di monitor pusat.

“Ini langkah menuju predictive policing. Kami tidak hanya reaktif, tapi mencegah sebelum terjadi,” jelasnya.

Evakuasi dan Siaga Darurat Diperkuat

Selain layanan 110, Command Center juga akan menjadi pusat koordinasi evakuasi. Satuan Brimob dan Samapta disiagakan penuh untuk merespons status darurat dalam tempo 15 menit.

Saksi mata di lapangan melaporkan mulai ada peningkatan patroli dan simulasi penanganan insiden di sejumlah wilayah pada pukul 10.00 WIB tadi. Tim IT Polri dikerahkan untuk instalasi perangkat lunak terbaru.

“Kami apresiasi gerak cepat ini. Semoga tidak hanya seremoni,” ujar warga Jakarta, Dian (34), saat ditemui.

Komjen Fadil Imran memastikan transformasi ini akan terukur melalui dashboard Key Performance Indicator (KPI) publik. Masyarakat bisa memantau langsung lewat kanal digital Polri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User