Jaksa Agung Sebut Sahabat, Kapolri Balas "Kakak Asuh" dalam Pertemuan Hangat

JAKARTA, Detik Ini Juga - Kehangatan tak biasa mewarnai silaturahmi dua petinggi penegak hukum negeri ini. Jaksa Agung ST Burhanuddin menyapa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan sebutan "saha...

Jul 14, 2026 - 18:46
0 0
Jaksa Agung Sebut Sahabat, Kapolri Balas "Kakak Asuh" dalam Pertemuan Hangat

JAKARTA, Detik Ini Juga - Kehangatan tak biasa mewarnai silaturahmi dua petinggi penegak hukum negeri ini. Jaksa Agung ST Burhanuddin menyapa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan sebutan "sahabat", sementara Sigit spontan membalas dengan panggilan penuh hormat, "kakak asuh". Kedatangan Sigit disambut langsung di lobi oleh Burhanuddin, menandai keakraban yang sudah terjalin bertahun-tahun.

  • Pertemuan berlangsung di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).
  • Keduanya menegaskan komitmen memperkuat sinergi penegakan hukum.
  • Sapaan akrab itu dinilai menjadi simbol eratnya hubungan institusi.

Momen tersebut terjadi saat Kapolri berkunjung ke Gedung Kejaksaan Agung. Dalam sambutannya, Burhanuddin tanpa ragu menyebut Sigit sebagai sahabat sejati. "Ini bukan sekadar kunjungan protokoler, tapi silaturahmi antar sahabat," ujarnya dengan senyum lebar.

Tanpa butuh waktu lama, Kapolri merespons dengan nada rendah hati. "Saya justru menganggap Pak Burhanuddin sebagai kakak asuh. Beliau yang membimbing saya sejak awal," balas Sigit. Ucapan itu sontak mencairkan suasana di ruang pertemuan.

Simbol Kolaborasi

Panggilan akrab ini bukanlah basa-basi. Di baliknya, tersirat pengakuan bahwa kerja sama antara Kejaksaan dan Polri makin solid. Kedua institusi kini bahu-membahu menangani sejumlah kasus besar, mulai dari korupsi hingga kejahatan lintas negara. Tak hanya itu, pertukaran intelijen dan asistensi teknis kini berjalan lebih lancar tanpa hambatan ego sektoral.

Burhanuddin menambahkan, penyebutan "sahabat" lahir dari frekuensi koordinasi yang tinggi. "Kami tidak pernah berjarak. Setiap ada kendala, langsung komunikasi," tegasnya.

Fokus Penegakan Hukum

Dalam pertemuan tertutup selama sekitar satu jam, keduanya membahas percepatan penanganan perkara. Sumber internal menyebut, mereka menyepakati pembentukan satuan tugas bersama untuk mengawal kasus-kasus yang menjadi atensi publik. Selain satgas, mereka juga merancang pelatihan bersama untuk penyidik dan jaksa agar saling memahami standar kerja masing-masing.

Kapolri menekankan pentingnya dukungan Jaksa Penuntut Umum dalam setiap penyidikan. "Kami ingin berkas perkara sempurna sejak awal, sehingga tidak bolak-balik," katanya.

Respon Publik

Sapaan hangat itu langsung menjadi perbincangan di kalangan pegiat hukum. Banyak yang menilai, kedekatan personal di level pimpinan akan berdampak positif pada kinerja di bawah. "Kalau atasannya guyub, anak buahnya otomatis nyambung," ujar seorang pengamat yang enggan disebutkan namanya. Ia melanjutkan, "Sinergi ini harus ditularkan ke daerah-daerah agar kasus tidak mandek di meja koordinasi."

Di media sosial, tagar #SahabatKakakAsuh sempat trending. Netizen menyambut positif kedekatan itu sebagai obat penat dari rivalitas antar-lembaga yang selama ini kerap terjadi.

Sejarah Kedekatan

Bukan kali pertama ini saja hubungan akrab itu terpancar di hadapan publik. Pada peringatan Hari Bhakti Adhyaksa tahun lalu, Burhanuddin secara khusus memuji kinerja Polri di bawah komando Sigit. Balasan serupa diberikan Kapolri saat ulang tahun Kejaksaan.

"Kami sudah seperti keluarga. Kalau ada masalah, diselesaikan bareng. Enggak ada lagi saling tunggu," ujar sumber dekat kedua tokoh itu.

Hingga berita ini diturunkan, suasana Kejagung masih ramai oleh aktivitas. Namun, satu pesan jelas terpatri: dua jenderal penegak hukum ini memilih merajut persahabatan ketimbang ego sektoral.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User