Gubernur Pastikan MPLS Jakarta Selatan Lanjut Meski Teror Bom

BREAKING — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung baru saja mengonfirmasi bahwa kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, tetap berjalan normal pagi ...

Jul 14, 2026 - 17:09
0 0
Gubernur Pastikan MPLS Jakarta Selatan Lanjut Meski Teror Bom

BREAKING — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung baru saja mengonfirmasi bahwa kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, tetap berjalan normal pagi ini. Keputusan diambil beberapa menit lalu setelah sekolah tersebut menerima ancaman bom yang sempat memicu kepanikan.

Pramono menegaskan, tidak ada toleransi terhadap aksi teror yang menyasar institusi pendidikan. Ia memerintahkan jajaran untuk memperkuat perimeter keamanan dan memastikan seluruh siswa dapat mengikuti MPLS tanpa rasa takut. "Kami tidak akan mundur. Keamanan anak-anak adalah prioritas mutlak," tegasnya dalam konferensi pers darurat di lokasi.

Kronologi Ancaman

UPDATE — Informasi dihimpun dari petugas keamanan setempat, ancaman dilaporkan masuk melalui saluran telepon sekolah sekitar pukul 06.45 WIB. Suara tak dikenal menyebutkan adanya benda berbahaya di area sekolah. Pihak sekolah langsung melakukan evakuasi terbatas dan menghubungi kepolisian.

  • Ancaman masuk: Telepon langsung ke kantor sekolah.
  • Respons awal: Evakuasi siswa dan staf ke titik aman.
  • Penjinak bom: Tim Jibom Polda Metro Jaya tiba dalam waktu 15 menit.
  • Hasil penyisiran: Tidak ditemukan bahan peledak atau benda mencurigakan.
  • Status terkini: Dinyatakan aman, MPLS tetap berjalan.

Pengamanan Maksimum

Pramono menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Satpol PP untuk bersiaga penuh di seluruh sekolah yang sedang menggelar MPLS. Patroli gabungan dari kepolisian dan TNI akan diperkuat selama jam belajar. "Jangan sampai kejadian ini mengganggu hak anak-anak untuk belajar dan beradaptasi di lingkungan baru. Saya sudah perintahkan agar seluruh sekolah meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur meminta para guru dan orang tua untuk tetap tenang dan melanjutkan aktivitas normal. Ia menekankan pentingnya melawan rasa takut dengan solidaritas. "Ini ujian bagi kita semua. Jakarta tidak boleh kalah oleh ancaman tak bertanggung jawab," tambahnya.

Respons Komunitas Sekolah

Pantauan di lokasi, suasana SDN Srengseng Sawah 15 tampak kondusif. Puluhan siswa terlihat mengikuti kegiatan MPLS di dalam kelas setelah diberikan pengarahan singkat oleh guru. Seorang orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya menyatakan lega mendengar jaminan langsung dari Gubernur. "Kami sempat panik, tapi setelah mendengar penjelasan dan melihat kehadiran polisi, saya percaya kegiatan tetap aman untuk anak saya," ungkapnya.

Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas menyatakan masih melakukan penelusuran terhadap sumber ancaman. Pihak kepolisian berkoordinasi dengan operator telekomunikasi untuk melacak identitas penelepon. Pelaku terancam dijerat pasal penyebaran teror dan berita bohong dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjamin seluruh proses belajar mengajar di wilayah ibu kota akan terus berlangsung meskipun muncul gangguan keamanan. Posko pengaduan darurat telah dibuka di setiap sekolah untuk menampung laporan mencurigakan dari warga. Masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi menjaga stabilitas.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User