Interkoneksi Kalimantan Pulih Total, PLN Pastikan Pasokan Listrik Normal
BREAKING NEWS — PLN mengonfirmasi bahwa interkoneksi jaringan listrik di Kalimantan telah pulih total. Gangguan yang sempat melanda beberapa wilayah di pulau tersebut kini sepenuhnya teratasi, dan p...
BREAKING NEWS — PLN mengonfirmasi bahwa interkoneksi jaringan listrik di Kalimantan telah pulih total. Gangguan yang sempat melanda beberapa wilayah di pulau tersebut kini sepenuhnya teratasi, dan pasokan listrik kembali normal.
Gangguan bermula pada Senin dini hari, ketika sejumlah gardu induk transmisi mengalami trip. Aliran listrik ke wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah terputus. Dalam hitungan menit, PLN menurunkan tim teknis untuk melakukan penelusuran dan perbaikan.
Kronologi Kejadian
Menurut data PLN, berikut tahapan pemulihan:
- Pukul 01.00 WITA: Gangguan pertama terdeteksi pada sistem interkoneksi 150 kV.
- Pukul 02.30 WITA: Tim menemukan titik kerusakan pada kabel transmisi di wilayah penghubung.
- Pukul 05.00 WITA: Pasokan listrik sebagian mulai pulih di Banjarmasin dan sekitarnya.
- Pukul 08.00 WITA: Seluruh sistem kembali beroperasi normal.
Fakta Cepat Gangguan
- Durasi: Sekitar 7 jam.
- Wilayah terdampak: Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.
- Pelanggan terdampak: Lebih dari 300.000.
- Petugas: 150 personel diterjunkan.
- Sistem: Interkoneksi 150 kV.
Penyebab dan Dampak
PLN belum merilis penyebab pasti gangguan. Namun, dugaan awal mengarah pada cuaca ekstrem yang menyebabkan korsleting pada jaringan transmisi. Akibatnya, sekitar 300.000 pelanggan di tiga provinsi terdampak padam. Aktivitas masyarakat dan bisnis sempat terganggu, terutama di sektor perhotelan dan industri kecil.
Sistem interkoneksi ini menghubungkan pembangkit-pembangkit utama di Kalimantan Timur ke provinsi lainnya, sehingga gangguan pada satu titik bisa meluas. PLN pun menyiagakan tim respons cepat yang bekerja 24 jam untuk meminimalkan dampak.
Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Budi Santoso, menyatakan bahwa pihaknya langsung mengaktifkan prosedur darurat. “Kami mengerahkan lebih dari 150 personel untuk mempercepat perbaikan. Syukur, dalam beberapa jam gangguan bisa diatasi,” ujarnya.
Warga di Banjarmasin mengaku sempat khawatir. “Lampu padam saat subuh, kami pikir ada gangguan. Tapi setelah pukul 06.00 sudah mulai nyala,” ujar Andi, warga setempat.
Komitmen PLN
PLN menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan listrik di Kalimantan. Interkoneksi yang terbentang dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Barat ini menjadi tulang punggung distribusi energi. Setiap gangguan menjadi prioritas penanganan.
“Ke depan, kami akan meningkatkan inspeksi rutin dan memperkuat sistem proteksi agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah Budi.
Laporkan Kendala via PLN Mobile
PLN meminta warga yang masih terganggu pasokan listriknya untuk segera menggunakan aplikasi PLN Mobile sebagai sarana pelaporan. Aplikasi ini tersedia di Play Store dan App Store, memungkinkan pelaporan cepat dan pemantauan status pengaduan. Fitur pelaporan di aplikasi terintegrasi dengan sistem pemantauan PLN, sehingga petugas dapat langsung melacak lokasi pelanggan.
“Kami ingin masyarakat aktif melapor. Setiap laporan akan kami respons maksimal 1x24 jam,” tutup Budi.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas di Kalimantan berangsur normal. PLN memastikan tidak ada pemadaman lanjutan dan pasokan listrik dalam kondisi stabil.
Baca juga:
Comments (0)