OCBC Buka Suara: Perencanaan Keuangan Bisa Mulai dari Rp10 Ribu

JAKARTA – BREAKING NEWS: Stigma bahwa perencanaan kekayaan hanya milik segelintir orang kaya akhirnya runtuh. Sebuah pernyataan mengejutkan dari petinggi perbankan menegaskan bahwa siapa pun, tanpa ...

Jul 13, 2026 - 07:11
0 0

JAKARTA – BREAKING NEWS: Stigma bahwa perencanaan kekayaan hanya milik segelintir orang kaya akhirnya runtuh. Sebuah pernyataan mengejutkan dari petinggi perbankan menegaskan bahwa siapa pun, tanpa perlu menunggu mapan, dapat memulai wealth planning hanya dengan modal puluhan ribu rupiah.

Diamond Stole, Wealth Management Advisory Head OCBC, dalam sebuah acara literasi keuangan yang berlangsung belum lama ini, dengan tegas membantah anggapan bahwa layanan perencanaan kekayaan mensyaratkan pundi-pundi besar. “Tidak pernah ada jumlah minimal yang pasti. Siapa saja yang mau, tidak perlu menunggu kaya untuk mulai wealth planning,” ujarnya, membongkar persepsi yang telah mengakar di masyarakat.

Pintu Masuk Investasi Cuma Rp10 Ribu

Konsep investasi jadul yang selalu dibayangi modal raksasa menciptakan tembok psikologis yang membuat banyak orang ragu melangkah. Stephanie Kristanto, Premier Banking Segment Head OCBC, hadir meluruskannya. Menurutnya, kenyataannya kini sangat berbeda. “Reksa dana bisa dimulai dari Rp10 ribu, emas juga bisa dari Rp10 ribu. Investasi sepenuhnya bergantung pada kemauan kita sendiri,” tegasnya, menggambarkan betapa inklusifnya pintu-pintu investasi modern.

Pernyataan ini menjadi angin segar di tengah meningkatnya kesadaran finansial, terutama di kalangan perempuan dan generasi muda yang kerap merasa tertinggal. Angka Rp10 ribu bukan sekadar angka, melainkan simbol bahwa tidak ada lagi alasan untuk menunda. Dengan akses digital yang semakin mudah, mulai dari aplikasi perbankan hingga platform investasi online, langkah awal itu benar-benar bisa dilakukan dalam hitungan menit.

Langkah Konkret: Dari Cek Finansial Hingga Eksekusi

Meski modal bisa minim, Diamond mengingatkan bahwa modal terpenting adalah literasi. Tanpa pemahaman yang baik, uang kecil pun bisa lenyap tanpa jejak. Maka, langkah pertama yang ditekankan adalah melakukan cek kesehatan keuangan – sebuah audit kecil terhadap pemasukan, pengeluaran, dan utang yang dimiliki. Ini adalah fondasi yang membuat seseorang tahu persis di mana posisinya berdiri sebelum berlari.

Berikutnya, tentukan tujuan keuangan yang spesifik. Apakah untuk dana darurat dalam enam bulan ke depan, atau untuk pensiun 20 tahun lagi? Tujuan ini akan menentukan instrumen yang dipilih. Untuk jangka pendek, reksa dana pasar uang atau emas bisa menjadi pelindung nilai yang aman. Untuk jangka panjang, reksa dana saham atau obligasi bisa dipertimbangkan.

Langkah ketiga adalah eksekusi bertahap. Mulailah dengan jumlah kecil, namun konsisten. Disiplin menyisihkan Rp10 ribu setiap hari—atau Rp300 ribu per bulan—jauh lebih berarti daripada menunggu warisan yang tak pasti. Manfaatkan fitur auto-debet agar investasi berjalan otomatis, memutus godaan untuk membelanjakan uang lebih dulu.

Terakhir, evaluasi dan edukasi berkelanjutan. Pasar keuangan berubah, begitu pula kebutuhan hidup. Rutin memeriksa portofolio dan terus belajar dari sumber tepercaya akan menjaga rencana kekayaan tetap berada di jalurnya. OCBC sendiri, melalui pernyataan para eksekutifnya, menegaskan komitmen untuk mendampingi nasabah dari tahap paling awal, bukan hanya mereka yang sudah berkelimpahan.

Dengan runtuhnya mitos eksklusivitas, perencanaan kekayaan kini menjadi hak semua orang. Kuncinya bukan lagi pada tebalnya dompet, melainkan pada keberanian memulai dan konsistensi menjalankan. Angka Rp10 ribu bukan lagi receh, melainkan bibit pertama pohon kekayaan masa depan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User