Kaca Gedung SCBD Pecah Dihantam Mobil, Kawasan Elite Panik
JAKARTA - Kawasan bisnis elite SCBD mendadak gempar saat sebuah kendaraan roda empat menghantam fasad gedung perkantoran hingga kaca panel selebar tiga meter ambrol dan serpihannya berserakan di lobi ...
JAKARTA - Kawasan bisnis elite SCBD mendadak gempar saat sebuah kendaraan roda empat menghantam fasad gedung perkantoran hingga kaca panel selebar tiga meter ambrol dan serpihannya berserakan di lobi utama. Insiden yang terjadi pada jam sibuk siang itu memicu kepanikan puluhan pekerja yang tengah melintas di area lobi.
Detik-detik Tabrakan
Berdasarkan rekaman CCTV internal yang diperiksa petugas, mobil berkelir gelap itu awalnya melaju dengan kecepatan rendah saat keluar dari area parkir bawah tanah. Tiba-tiba kendaraan kehilangan kendali dan langsung menubruk panel kaca depan gedung. Benturan keras terdengar hingga lantai 3, membuat sejumlah karyawan berhamburan menyelamatkan diri.
Saksi mata, seorang sekuriti yang berjaga di pos depan, menuturkan bahwa ia sempat melihat pengemudi tampak panik dan mencoba membanting setir ke kanan sebelum akhirnya menghantam struktur kaca. "Suaranya seperti kaca tebal yang dihantam palu godam, sangat keras," ujarnya.
Korban dan Kerusakan
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Tiga orang yang berada di dekat lokasi kejadian mengalami luka ringan akibat terkena serpihan kaca dan langsung dilarikan ke klinik terdekat. Pengemudi mobil, yang diduga kuat mengalami blackout sementara, hanya menderita luka memar di bagian dada akibat benturan dengan kantong udara yang mengembang tepat waktu.
Kerusakan paling parah terjadi pada panel kaca setinggi 4 meter yang runtuh total, sementara rangka aluminium penyangga mengalami penyok. Petugas pemadam kebakaran segera menutup sementara lobi utama untuk membersihkan pecahan kaca dan memastikan struktur bangunan tetap aman.
Respons Keamanan dan Lalu Lintas
Pihak pengelola gedung langsung berkoordinasi dengan kepolisian sektor Setiabudi untuk mengamankan lokasi. Area depan gedung dipasangi garis batas dan akses pejalan kaki dialihkan ke pintu samping. Kemacetan panjang tak terhindarkan di ruas Jalan Jenderal Sudirman arah selatan karena banyak pengendara yang memperlambat laju untuk melihat kerusakan.
Humas pengelola menyatakan investigasi internal sedang berlangsung, namun menegaskan bahwa sistem keamanan parkir telah berfungsi normal sebelum kejadian. "Kami masih mendalami apakah ini murni kesalahan manusia atau ada faktor kendaraan," ujar perwakilan manajemen.
Dugaan Sementara
Polisi masih menunggu hasil tes darah pengemudi, namun dugaan awal mengarah pada kelelahan atau gangguan kesehatan mendadak karena tidak ditemukan jejak pengereman di aspal. Kendaraan yang terlibat kini telah diamankan di kantor polisi untuk pemeriksaan teknis lebih lanjut. Para saksi dimintai keterangan guna melengkapi berkas perkara kecelakaan lalu lintas ini.
Belum ada pernyataan resmi dari korporasi yang menempati gedung tersebut, namun aktivitas perkantoran di lantai 2 dan 3 tetap berjalan normal setelah tim teknis menyatakan bangunan tidak mengalami kerusakan struktural.
Baca juga:
Comments (0)