Harga Bawang Merah Meroket ke Rp46.650, Ayam Rp37.000 Pagi Ini

BARU SAJA — Pergerakan harga pangan pagi ini kembali mengejutkan konsumen. Komoditas bawang merah mendadak melonjak menyentuh angka Rp46.650 per kilogram, sementara daging ayam ras segar tercatat st...

Jul 12, 2026 - 10:29
0 0
Harga Bawang Merah Meroket ke Rp46.650, Ayam Rp37.000 Pagi Ini

BARU SAJA — Pergerakan harga pangan pagi ini kembali mengejutkan konsumen. Komoditas bawang merah mendadak melonjak menyentuh angka Rp46.650 per kilogram, sementara daging ayam ras segar tercatat stabil di kisaran Rp37.000 per kilogram di sejumlah pasar utama.

Pantauan tim lapangan pada Minggu pagi menunjukkan kondisi pasar tradisional yang mulai dipadati pembeli. Aroma kenaikan harga sudah tercium sejak subuh oleh para pedagang yang menerima pasokan dari petani dengan ongkos lebih tinggi. Lonjakan ini terjadi serentak di hampir semua titik pemantauan, mengejutkan banyak pihak.

Rekap Harga Komoditas Strategis

  • Bawang merah: Rp46.650 per kg (naik tajam 12% dibanding Sabtu kemarin)
  • Daging ayam ras: Rp37.000 per kg (tetap, pasokan melimpah)
  • Cabai rawit merah: Rp62.800 per kg (naik tipis akibat cuaca basah)
  • Beras premium: Rp15.900 per kg (stabil, stok Bulog masih digelontorkan)
  • Telur ayam negeri: Rp29.000 per kg (turun Rp500 dari hari sebelumnya)
  • Minyak goreng kemasan premium: Rp18.500 per liter (tidak berubah)

Data ini dihimpun dari transaksi riil yang terjadi sejak pukul 06.00 WIB di tiga pasar induk serta enam pasar eceran yang menjadi barometer harga di kawasan Jabodetabek. Metode pengambilan sampel dilakukan secara langsung oleh petugas yang ditempatkan sejak semalam.

Pemicu Kenaikan Mendadak

Kenaikan signifikan pada harga bawang merah dipicu oleh terhambatnya distribusi dari sentra produksi di Jawa Tengah. Hujan deras yang mengguyur selama dua hari terakhir mengakibatkan akses jalan menuju gudang penyimpanan terganggu. Akibatnya stok di pengepul menyusut drastis sementara permintaan tetap tinggi. Beberapa truk pengangkut dilaporkan tertahan dan baru tiba setelah melewati waktu normal bongkar muat.

Sukirno, pedagang bawang di Pasar Induk Kramatjati, mengaku baru kali ini menerima harga kulakan setinggi itu. “Saya terima dari petani saja sudah Rp42.000 per kg, terpaksa jual di atas Rp46.000 agar tidak rugi. Biasanya paling mentok Rp38.000,” jelasnya. Ia menyebut situasi ini baru terjadi tiga kali dalam lima tahun terakhir.

Dampak dan Respons Pembeli

Kondisi ini tentu membuat pembeli mengeluh. Sejumlah ibu rumah tangga terlihat mengurangi jumlah belanjaan atau beralih ke bawang putih yang harganya lebih bersahabat, yakni Rp32.000 per kg. Sementara itu, daging ayam yang tidak mengalami kenaikan justru menjadi incaran: banyak yang membeli lebih banyak untuk stok lauk esok hari.

“Minggu depan ada hajatan, tapi lihat harga bawang segini, saya tunda dulu masak yang perlu banyak bawang. Daging ayam mending diborong saja, lumayan bisa disimpan di freezer,” ujar Yuni, warga Bekasi yang berbelanja di Pasar Bintara.

Proyeksi Harga Mendatang

Kepala Dinas Perdagangan setempat melalui pesan singkat menyatakan akan segera mengintervensi pasar jika harga belum kembali normal dalam dua hari. Opsi operasi pasar dan pelepasan cadangan bawang dari distributor besar tengah disiapkan. Para pedagang berharap cuaca segera membaik agar distribusi lancar dan harga bisa kembali ke rentang wajar di bawah Rp40.000 per kg.

Pantauan akan terus berlanjut. Warga diimbau untuk tidak panic buying dan memanfaatkan program pangan murah yang masih tersedia di beberapa titik. UPDATE harga akan disampaikan kembali pada sore nanti, menyesuaikan hasil pemantauan sesi kedua.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User