Fenomena desa-desa yang perlahan mati dan ditinggalkan penduduknya di sejumlah negara maju kini menjadi perhatian serius

Potret Suram Desa Kosong di Negeri Tetangga Berdasarkan paparan yang disampaikan, saat ini sekitar 93 persen desa di Jepang mengalami kekosongan. Di Korea Selatan, angkanya tidak kalah memprihatink

Jul 08, 2026 - 06:02
0 0
Fenomena desa-desa yang perlahan mati dan ditinggalkan penduduknya di sejumlah negara maju kini menjadi perhatian serius

Potret Suram Desa Kosong di Negeri Tetangga

Berdasarkan paparan yang disampaikan, saat ini sekitar 93 persen desa di Jepang mengalami kekosongan. Di Korea Selatan, angkanya tidak kalah memprihatinkan, mencapai 83 persen. Tingginya persentase tersebut memicu efek domino yang massif, mulai dari krisis kependudukan akibat urbanisasi besar-besaran, hingga perlambatan laju pertumbuhan ekonomi lokal.

Fenomena ini menjadi alarm bagi Indonesia yang masih memiliki ribuan desa potensial. Jika tidak diantisipasi sejak dini, bukan tidak mungkin Tanah Air akan menghadapi nasib serupa di masa depan.

Jurus Strategis Tahan Laju Urbanisasi

Dalam rapat koordinasi nasional sektor kelautan dan perikanan di Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, Yandri Susanto membeberkan sejumlah strategi. Kuncinya, menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri dan berdaya saing.

"93% desa di Jepang kosong. Akibatnya banyak persoalan sosial, kependudukan, pertumbuhan ekonomi dan lain sebagainya. Termasuk di Korea Selatan hari ini, 83% desanya kosong. Nah oleh karena itu, fenomena ini jangan sampai terjadi di Indonesia," ujar Yandri dalam laporan yang diterima Beritatercepat.com, Jumat (3/7/2026).

Untuk mewujudkan desa mandiri, Kementerian Desa PDT berencana mengoptimalkan pemanfaatan dana desa secara tepat sasaran. Fokus utamanya adalah pembangunan infrastruktur penunjang produktivitas, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar menjadi motor penggerak ekonomi warga.

Genjot Kemandirian Pangan dan Ekonomi Biru

Lebih lanjut, Yandri menekankan pentingnya desa mengeksplorasi potensi kelautan dan perikanan sebagai sektor unggulan. Mengingat Indonesia adalah negara kepulauan, pengembangan ekonomi biru di tingkat desa dinilai mampu menciptakan lapangan kerja baru dan menyerap tenaga kerja muda. Dengan demikian, warga tidak perlu lagi berbondong-bondong pindah ke kota hanya untuk mencari penghidupan.

Program perlindungan sosial serta peningkatan kualitas hidup juga akan diperkuat. Pemerintah memastikan fasilitas kesehatan, pendidikan, dan konektivitas digital di desa mampu bersaing dengan kawasan perkotaan. Dengan jurus komprehensif ini, Mendes PDT optimistis Indonesia dapat menghindari gelombang "kiamat desa" yang kini melanda Jepang dan Korea Selatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Lapangan. Reporter lapangan peristiwa terkini.

Comments (0)

User