Drone RoBird Halau Hama Burung, Selamatkan Pertanian Australia dari Rugi Rp4,6 Triliun

SYDNEY — Kabar menggembirakan bagi petani Australia. Teknologi drone terbaru yang meniru predator alami berhasil menekan kerusakan tanaman akibat serangan burung hingga 89 persen. Inovasi bernama Ro...

Jul 13, 2026 - 14:41
0 0

SYDNEY — Kabar menggembirakan bagi petani Australia. Teknologi drone terbaru yang meniru predator alami berhasil menekan kerusakan tanaman akibat serangan burung hingga 89 persen. Inovasi bernama RoBird ini diprediksi mampu menyelamatkan kerugian ekonomi sektor pertanian yang mencapai Rp4,6 triliun setiap tahunnya.

Terinspirasi dari Alam

RoBird adalah drone biomimetik yang dirancang menyerupai elang, musuh alami burung-burung pengganggu tanaman. Dilengkapi sayap yang bisa mengepak dan mengeluarkan suara elang, drone ini menciptakan ilusi predator nyata di udara. Burung-burung seperti pipit, kakatua, dan beo yang kerap merusak ladang gandum, buah, dan biji-bijian langsung terbang menjauh begitu melihat atau mendengar kehadiran RoBird.

Uji Coba dan Hasil

Menurut data yang dihimpun, uji coba dilakukan di sejumlah lahan pertanian di Queensland. Sebelum menggunakan RoBird, petani melaporkan kerusakan panen akibat hama burung mencapai 30–40 persen. Setelah drone dioperasikan secara rutin, angka kerusakan menurun drastis menjadi kurang dari 5 persen. Tingkat keberhasilan ini setara dengan efektivitas 89 persen dalam mengusir burung dari area pertanian.

  • Efektivitas: 89% pengurangan serangan burung
  • Kerugian dicegah: Rp4,6 triliun per tahun
  • Jenis drone: Biomimetik, meniru elang
  • Lokasi uji coba: Queensland, Australia
  • Metode: Terbang otomatis, suara predator, bentuk sayap

Dampak Ekonomi

Kerugian akibat hama burung selama ini menjadi momok bagi petani Australia. Biaya untuk jaring, bahan kimia, dan sistem pengusir konvensional sangat tinggi. Kehadiran RoBird menawarkan solusi yang lebih murah dalam jangka panjang. Satu unit drone dapat mengawasi beberapa hektar lahan sekaligus dan dioperasikan secara otomatis tanpa awak. Hal ini menekan biaya tenaga kerja dan material secara signifikan.

Masa Depan RoBird

Pengembang RoBird berencana memperluas produksi drone ini untuk digunakan di seluruh Australia, bahkan menjajaki pasar ekspor ke negara-negara dengan masalah serupa. Selain pertanian, RoBird juga dipertimbangkan untuk melindungi area perkotaan dari serbuan burung liar yang mengganggu.

Dengan terobosan ini, petani Australia dapat bernafas lega. "Ini bukan sekadar drone, ini penjaga langit ladang kami," ujar salah satu petani yang terlibat dalam uji coba. Pemerintah setempat pun mulai mempertimbangkan insentif bagi petani yang mengadopsi teknologi ini.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User