Langkah awal Roberto Mancini bersama Timnas Arab Saudi ternyata jauh dari harapan. Dalam laga uji coba internasional yang digelar di St James Park, Newcastle, Inggris, Sabtu (9/9/2023) dini hari WIB, skuad Green Falcons harus menelan kekalahan telak 1-3 dari Kosta Rika. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi eks pelatih Timnas Italia tersebut dalam tugas perdananya.
Mancini yang baru resmi meninggalkan kursi kepelatihan Italia beberapa waktu lalu, langsung dipercaya menangani Arab Saudi dengan kontrak fantastis. Nilai kesepakatan yang menembus 20 juta euro per tahun menjadikannya salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi di dunia saat ini. Namun, uang mahal tersebut belum mampu menghadirkan sentuhan instan di lapangan.
Jalannya Pertandingan yang Menyakitkan
Sejak menit awal, Arab Saudi tampak kesulitan menemukan ritme permainan. Lini pertahanan yang diinstruksikan Mancini justru kerap lengah menghadapi serangan cepat Kosta Rika. Publik di St James Park yang sebagian besar merupakan penggemar Newcastle United, menyaksikan bagaimana tim asuhan Mancini kehilangan kontrol di lini tengah.
Kosta Rika membuka keunggulan lebih dulu melalui serangan balik yang efektif. Arab Saudi sempat mencoba menyamakan kedudukan, namun eksekusi penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang terbuang percuma. Memasuki babak kedua, kondisi semakin memburuk. Dua gol tambahan dari tim Amerika Tengah itu memastikan kemenangan 3-1 mereka, sementara satu gol hiburan Arab Saudi tidak cukup menyelamatkan muka.
"Saya kecewa dengan hasil ini. Tapi saya sudah melihat beberapa pemain yang bisa menjadi tulang punggung tim ini ke depan. Kami butuh waktu, dan saya akan bekerja keras," ujar Mancini dalam konferensi pers usai pertandingan.
Tekanan Publik dan Ekspektasi Tinggi
Kekalahan ini langsung memicu reaksi keras dari warganet Arab Saudi. Tagar terkait Mancini menjadi trending topic di media sosial, dengan banyak penggemar mempertanyakan efektivitas kontrak raksasa yang diberikan kepada pelatih berusia 58 tahun itu. Ekspektasi sebenarnya bukan hanya soal uji coba, melainkan persiapan menuju Piala Asia dan kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Kosta Rika di bawah pelatih mereka menunjukkan organisasi permainan yang rapi. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi tim CONCACAF tersebut dalam menghadapi agenda internasional berikutnya.
Perbandingan Debut Mancini di Arab Saudi vs Karier Sebelumnya
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Laga Debut | Arab Saudi 1-3 Kosta Rika (Uji Coba) |
| Nilai Kontrak | 20 juta euro per tahun |
| Prestasi Sebelumnya | Juara Euro 2020 bersama Italia |
| Lokasi Debut | St James Park, Newcastle, Inggris |
Pendapat pengamat sepak bola Asia, John Duerden, menyebut bahwa ekspektasi terhadap Mancini memang tidak realistis dalam jangka pendek. Namun, kekalahan dari Kosta Rika tetap menjadi alarm bahwa Piala Asia mendatang tidak akan mudah bagi Arab Saudi.
Laga ini juga menjadi pengingat bahwa reputasi besar seorang pelatih tidak menjamin hasil instan, terutama ketika harus beradaptasi dengan budaya, bahasa, dan karakter pemain yang berbeda. Mancini kini dituntut untuk segera membenahi lini pertahanan dan menemukan formula serangan yang lebih tajam sebelum turnamen resmi bergulir.
Arab Saudi 1-3 Kosta Rika Mancini gagal menang di laga perdana. Kontrak 20 juta euro/tahun. Akankah Piala Asia jadi ajang pembuktian?
Comments (0)