BARU SAJA — Istana Negara mengonfirmasi pelantikan Prof. Dr. Ir. Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) sore ini. Prosesi pengambilan sumpah berlangsung singkat dan tertutup, hanya dihadiri pejabat inti di Istana Merdeka.
Sinyal Perombakan Struktural
Posisi Mendiktisaintek sebelumnya melebur dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kini dipisah, menandai fokus serius pemerintah pada riset dan dayasaing perguruan tinggi. Brian Yuliarto, yang dikenal sebagai pakar nanoteknologi dari ITB, langsung menyatakan tiga langkah darurat dalam 100 hari pertama.
- Evaluasi menyeluruh terhadap proyek dan alokasi dana penelitian yang dinilai tidak produktif.
- Pembentukan satuan tugas pengawasan kampus luar negeri yang beroperasi di Indonesia tanpa izin.
- Pemangkasan birokrasi pengajuan hibah riset — dari 14 tahap menjadi 3 tahap via platform digital terintegrasi.
Menurut sumber internal istana, keputusan menunjuk Brian tidak lepas dari rekam jejaknya memimpin konsorsium riset semikonduktor nasional. "Beliau mengerti hilirisasi laboratorium ke industri. Itu yang dibutuhkan sekarang," kata seorang pejabat yang enggan disebut namanya.
Anggaran Abadi 2009–2029
Dalam pidato perdananya, Mendiktisaintek menyoroti potensi dana abadi riset yang sudah tersedia sejak 2009 namun jarang tersentuh maksimal. Saat ini nilai pokoknya mencapai Rp14,9 triliun. Brian mengusulkan agar hasil pengelolaan dana itu langsung disalurkan sebagai matching fund bagi startup kampus tanpa perlu persetujuan DIPA tahunan.
"Target kami, tahun depan minimal 500 paten terdaftar dari program ini," tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian untuk menciptakan ekosistem Science Techno Park di setiap provinsi.
Respons Sivitas Akademika
Sekretaris Jenderal Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia, Dr. Andi Setyawan, menyambut dingin. "Pemisahan kementerian jangan justru membuat koordinasi dengan Dikti reguler makin rumit," katanya. Sementara itu, Koalisi Mahasiswa Riset menyatakan siap mengawal janji transparansi anggaran litbang.
UPDATE pukul 19.22 WIB: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden merilis foto resmi Brian Yuliarto bertukar cenderamata dengan Presiden usai pelantikan. Fotografer istana merekam momen Brian menerima dokumen transisi setebal tiga map merah — simbol peralihan mandat riset nasional.
Pengumuman susunan pejabat eselon satu di lingkungan Kemendiktisaintek dijadwalkan Selasa depan. Pantau terus kanal kami untuk perkembangan menit berikutnya.
Comments (0)