Aug 24, 2026
breaking

Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar Dibongkar Polisi di Tangsel

Polda Metro Jaya BARU SAJA membongkar pabrik uang palsu di wilayah Tangerang Selatan. Produksi ilegal itu ditaksir bernilai Rp36 miliar.Pengungkapan ini menjadi pukulan telak bagi jaringan peredaran u...

Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar Dibongkar Polisi di Tangsel

Polda Metro Jaya BARU SAJA membongkar pabrik uang palsu di wilayah Tangerang Selatan. Produksi ilegal itu ditaksir bernilai Rp36 miliar.

Pengungkapan ini menjadi pukulan telak bagi jaringan peredaran uang palsu di Jabodetabek. Penyidik menyebut produksi berjalan dalam skala terorganisir.

Operasi penggerebekan berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, kepolisian belum merilis seluruh detail temuan.

360 Ribu Lembar Uang Palsu

Polisi mengamankan 360 ribu lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu. Jumlah itu setara dengan Rp36 miliar.

Besaran tersebut tergolong besar untuk produksi uang palsu di kawasan Jabodetabek. Operasi semacam ini biasanya membutuhkan peralatan cetak khusus. Polisi masih mendalami alat yang dipakai pelaku.

Pecahan Rp100 ribu menjadi sasaran utama pemalsu. Nilainya paling tinggi di antara uang kertas yang beredar. Pemalsu menilai pecahan ini paling menguntungkan.

Sejumlah uang palsu diduga sudah siap edar saat digerebek. Polisi masih menghitung total barang bukti secara rinci.

Kronologi Pengungkapan

Pengungkapan berawal dari laporan masyarakat. Penyidik kemudian melakukan penyelidikan selama beberapa waktu. Setelah bukti cukup, penggerebekan langsung dilakukan.

Penggerebekan dilakukan secara mendadak. Tujuannya agar pelaku tidak sempat menghancurkan barang bukti. Penyidik mengamankan lokasi produksi beserta isinya.

Pabrik itu diduga beroperasi rutin sebelum akhirnya dibongkar. Kegiatannya disebut berjalan tertutup. Aktivitasnya tidak mencolok di mata warga sekitar.

Modus Produksi Massal

Pemalsuan uang skala besar biasanya memakai mesin cetak digital. Pelaku meniru tanda air dan benang pengaman khas rupiah. Kualitas hasil cetak masih didalami penyidik.

Bahan baku seperti kertas khusus diduga didatangkan dari luar daerah. Polisi masih menelusuri asal usul bahan tersebut. Rantai pasokan menjadi bagian penting penyelidikan.

Modus serupa kerap ditemukan dalam kasus sebelumnya. Peredaran uang palsu biasanya memanfaatkan transaksi pasar. Pedagang kecil menjadi korban yang paling rentan.

Jaringan Distribusi Jadi Fokus

Polisi terus menelusuri rantai distribusi uang palsu. Produk pabrik diduga bakal diedarkan ke berbagai wilayah. Jaringan pemasaran menjadi fokus pendalaman.

Penyidik memeriksa sejumlah pihak terkait kasus ini. Status tersangka belum diumumkan secara resmi. Polisi masih mengumpulkan alat bukti tambahan.

Kemungkinan adanya pelaku lain masih terbuka lebar. Polisi tidak menutup kemungkinan jaringan ini lebih luas. Pendalaman terus dilakukan secara bertahap.

Lokasi Pabrik di Tangsel

Pabrik uang palsu berada di wilayah Tangerang Selatan. Titik pasti lokasinya belum diumumkan resmi. Polisi masih menjaga lokasi untuk proses penyidikan.

Tangerang Selatan menjadi area strategis bagi jaringan ini. Letaknya dekat dengan Jakarta dan akses jalur distribusi. Mobilitas barang dari pabrik dinilai mudah.

Wilayah pemukiman padat tidak menutup kemungkinan dijadikan lokasi. Pelaku kerap menyamarkan pabrik sebagai usaha rumahan. Penyamaran itu menyulitkan deteksi awal warga.

Ancaman Hukuman Berat

Pembuatan uang palsu melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Pelaku terancam pidana penjara paling lama 15 tahun.

Denda maksimal juga menanti jika terbukti bersalah. Hukuman berat diharapkan memberi efek jera. Kasus ini menjadi peringatan bagi pelaku lain.

Imbauan Kepada Masyarakat

Masyarakat diminta cermat memeriksa uang kertas yang diterima. Metode 3D bisa digunakan, yaitu dilihat, diraba, diterawang. Pastikan tanda air dan benang pengaman terlihat jelas.

Jika menemukan uang palsu, segera lapor ke bank atau polisi. Jangan mengembalikan uang palsu ke peredarannya. Jangan juga menghancurkannya tanpa prosedur.

Peran warga sangat penting untuk memutus peredaran uang palsu. Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat jaringan dibongkar.

Perkembangan Berikutnya

Perkembangan pengungkapan kasus ini masih berlanjut. Polda Metro Jaya akan memberikan keterangan resmi lebih lanjut. Publik diminta menunggu informasi dari kanal resmi kepolisian.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa peredaran uang palsu masih menjadi ancaman nyata. Kewaspadaan masyarakat menjadi benteng pertama perlindungan. Kepolisian memastikan akan menindak tegas seluruh jaringan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User