BREAKING: Vikram-1 Siap Luncur, India Catat Sejarah Penerbangan Swasta

BREAKING — India akan segera mengukir babak baru dalam industri antariksa. Skyroot Aerospace, startup yang dibangun oleh mantan insinyur badan antariksa nasional (ISRO), siap meluncurkan roket Vikra...

Jul 13, 2026 - 11:51
0 0
BREAKING: Vikram-1 Siap Luncur, India Catat Sejarah Penerbangan Swasta

BREAKING — India akan segera mengukir babak baru dalam industri antariksa. Skyroot Aerospace, startup yang dibangun oleh mantan insinyur badan antariksa nasional (ISRO), siap meluncurkan roket Vikram-1 ke orbit Bumi. Misi ini menandai pertama kalinya perusahaan swasta India mengirimkan muatan ke luar angkasa secara mandiri.

Jendela Peluncuran Bersejarah

Peluncuran dijadwalkan berlangsung antara 12 Juli hingga 4 Agustus 2026. Roket akan lepas landas dari Satish Dhawan Space Centre, pusat antariksa utama India yang terletak di Sriharikota. Pemilihan lokasi ini menegaskan sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam mendorong ekosistem luar angkasa nasional.

Spesifikasi Roket Vikram-1

Vikram-1 merupakan kendaraan peluncur multi-tahap dengan tinggi setara gedung tujuh lantai. Dirancang untuk pasar satelit kecil, roket ini mampu mengangkut beban hingga 350 kilogram ke orbit rendah Bumi (LEO). Berikut fakta kunci roket tersebut:

  • Tinggi: sekitar 20 meter (tujuh lantai)
  • Konfigurasi: kendaraan peluncur multi-tahap
  • Kapasitas muatan: maksimal 350 kg ke LEO
  • Target pasar: satelit kecil komersial
  • Nama roket: diambil dari Dr. Vikram Sarabhai, bapak program antariksa India
  • Biaya pengembangan: didukung pendanaan segar senilai 60 juta dolar AS

Profil Skyroot Aerospace

Didirikan oleh Naga Bharath Daka dan Pawan Kumar Chandana—keduanya eks insinyur ISRO—Skyroot Aerospace mengusung misi menyediakan akses luar angkasa yang terjangkau dan cepat. Perusahaan baru saja meresmikan Infinity Campus di Hyderabad, pabrik roket swasta terbesar di India, yang menjadi pusat produksi Vikram-1. Pendekatan mereka serupa dengan perusahaan global seperti Rocket Lab dan Firefly Aerospace, yakni fokus pada segmen roket kecil untuk konstelasi satelit. Pada Mei 2026, Skyroot mencatat tonggak finansial penting: berhasil menghimpun investasi 60 juta dolar AS dari GIC dan Sherpalo Ventures, mengerek valuasi perusahaan ke angka 1 miliar dolar AS. Capaian ini menjadikan Skyroot startup antariksa pertama India yang menyandang status unicorn.

Tujuan Misi Perdana

Dalam penerbangan pertamanya, Vikram-1 akan membawa sejumlah satelit milik klien domestik dan mancanegara. Namun, target utama bukan sekadar pengiriman. Skyroot menegaskan bahwa misi ini adalah wahana pengumpulan data kinerja roket secara menyeluruh. Seluruh parameter—mulai dari tahap pemisahan, kinerja mesin, hingga sistem telemetri—akan direkam untuk penyempurnaan model penerbangan selanjutnya.

Langkah berani Skyroot Aerospace ini diprediksi akan membuka jalan bagi lebih banyak pemain swasta di India, yang selama puluhan tahun bergantung pada ISRO. Dengan torehan sejarah ini, India menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama dalam ekonomi antariksa global.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User