Prabowo Umumkan Penertiban BUMN, Koperasi Kunci Lawan Korupsi
BARU SAJA! Presiden Prabowo Subianto mengejutkan peserta Hari Koperasi Nasional ke-79 dengan deklarasi tegas: menertibkan BUMN yang disebut sebagai sumber korupsi, dan menjadikan koperasi pilar utama ...
BARU SAJA! Presiden Prabowo Subianto mengejutkan peserta Hari Koperasi Nasional ke-79 dengan deklarasi tegas: menertibkan BUMN yang disebut sebagai sumber korupsi, dan menjadikan koperasi pilar utama ekonomi kerakyatan. Langkah ini diumumkan langsung di hadapan ribuan pelaku koperasi dan jajaran pejabat tinggi negara di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7).
Prabowo tiba sekitar pukul 14.10 WIB, disambut Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Turut hadir Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Herindra, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. Kehadiran para penegak hukum ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam konsolidasi pemberantasan korupsi.
Penertiban BUMN & Seruan Keras
Tanpa basa-basi, Prabowo menyatakan bahwa praktik korupsi di badan usaha milik negara sudah mencapai taraf darurat. "BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi," tegasnya, menuai tepuk tangan gemuruh. Presiden lantas memberikan ultimatum kepada para pelaku penyalahgunaan keuangan negara: hentikan praktik curang dan kembalikan kerugian rakyat. "Sadar diri! Rakyat tidak bodoh! Kembalikan kekayaan rakyat," serunya dengan nada tinggi.
Sinyal keras ini langsung direspons oleh jajaran penegak hukum yang hadir. Jaksa Agung dan Kapolri dipastikan akan menindaklanjuti instruksi presiden dengan operasi siaga penertiban BUMN. Dalam dua menit sambutannya, Prabowo dua kali menekankan urgensi penghentian pembocoran uang negara melalui mekanisme BUMN yang selama ini dianggap rawan.
Koperasi Sebagai Tameng Ekonomi
Di tengah janji penindakan, Prabowo menawarkan solusi jangka panjang: memperkuat koperasi. Menurutnya, koperasi adalah sistem ekonomi paling tahan terhadap korupsi karena berlandaskan asas kekeluargaan dan transparansi anggotanya. Perayaan Harkopnas kali ini mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", yang sejalan dengan visi pemerintah mendorong ekonomi kerakyatan.
- Prabowo menegaskan tiga pilar pemberantasan korupsi: penertiban BUMN, penguatan koperasi, dan pengawasan ketat penegak hukum.
- Ribuan koperasi dari seluruh Indonesia hadir menyaksikan arahan langsung presiden.
- Kapolri dan Jaksa Agung berada dalam satu barisan, menandakan kesiapan operasi penindakan.
- Presiden menyebut koperasi sebagai "benteng terakhir melawan perampokan uang rakyat."
Koperasi akan mendapat prioritas pendanaan dan pembinaan agar mampu menjadi motor pertumbuhan yang bebas dari infiltrasi kepentingan korupsi. Pemerintah, kata Prabowo, akan menyederhanakan regulasi dan memberi ruang lebih luas bagi koperasi produktif. Dengan langkah ini, presiden berharap praktik rente dan manipulasi di tubuh BUMN dapat dipangkas secara fundamental.
Di penghujung acara, Prabowo menyempatkan diri menyapa ribuan anggota koperasi, menegaskan bahwa komitmennya bukan sekadar retorika politik, melainkan perintah langsung kepada kabinet yang harus dilaksanakan secepatnya. Peringatan Harkopnas ke-79 pun berubah menjadi panggung deklarasi perang melawan korupsi BUMN.
Baca juga:
Comments (0)