BREAKING: Ancaman Bom WhatsApp Hebohkan SDN Srengseng Sawah 15

BARU SAJA: Aparat kepolisian bersama Tim Gegana dan Densus 88 Anti-Teror langsung dikerahkan ke SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, setelah pesan ancaman bom beredar melalui WhatsApp saat kegiata...

Jul 13, 2026 - 17:59
0 0

BARU SAJA: Aparat kepolisian bersama Tim Gegana dan Densus 88 Anti-Teror langsung dikerahkan ke SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, setelah pesan ancaman bom beredar melalui WhatsApp saat kegiatan MPLS berlangsung. Sekolah dasar itu mendadak lumpuh, seluruh siswa, guru, dan staf dievakuasi ke area aman. Belum ada laporan korban jiwa dalam insiden ini.

Detik-Detik Penerimaan Ancaman

Sumber di kepolisian mengonfirmasi, ancaman itu pertama kali diterima oleh salah satu orang tua murid melalui aplikasi pesan instan sekitar pukul 09.00 WIB. Pesan tersebut menyebutkan adanya benda mencurigakan yang diduga bom di lingkungan sekolah. Pihak sekolah yang langsung mendapatkan laporan itu segera menghubungi pihak berwajib.

"Kami menerima laporan adanya ancaman bom via WhatsApp. Tim langsung meluncur ke lokasi," ujar seorang perwira di lapangan.

Penyisiran Menyeluruh oleh Tim Gegana

Setibanya di lokasi, petugas segera memasang garis polisi. Area seluas radius 100 meter dari gedung sekolah disterilkan. Tim Gegana dengan peralatan pendeteksi bahan peledak menyisir setiap sudut ruang kelas, toilet, hingga halaman sekolah. Densus 88 juga turut serta melakukan profiling dan pelacakan terhadap pengirim pesan ancaman.

Hingga berita ini diturunkan, proses penyisiran masih berlangsung intensif. Namun, belum ditemukan satu pun benda mencurigakan. "Situasi masih dalam tahap pengecekan. Kami belum bisa memastikan apakah ancaman ini hoaks atau nyata," kata Kapolsek setempat.

Fakta-Fakta Penting

Berikut sejumlah fakta kunci yang telah dihimpun redaksi:

  • Ancaman bom dikirim melalui pesan WhatsApp ke salah satu orang tua siswa.
  • Kejadian berlangsung saat sekolah sedang menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
  • SDN Srengseng Sawah 15 berada di kawasan padat penduduk di Jakarta Selatan.
  • Evakuasi berjalan tertib, seluruh siswa dikumpulkan di lapangan terdekat.
  • Tim Gegana Polda Metro Jaya dan Densus 88 Anti-Teror dikerahkan untuk penyisiran.
  • Belum ada konfirmasi resmi terkait keberadaan bom.

Respon Orang Tua dan Warga

Kepanikan sempat melanda para orang tua yang bergegas menjemput anak-anak mereka. Sejumlah warga sekitar juga memilih menjauh dari lokasi. "Saya langsung lari ke sekolah begitu dapat info. Alhamdulillah anak saya selamat," ujar seorang ibu sambil menangis.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. "Kami sedang bekerja. Jangan mudah terpancing hoaks," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Langkah Selanjutnya

Setelah penyisiran dinyatakan selesai, polisi akan mendalami motif pelaku. Unit siber dikerahkan untuk melacak pemilik nomor WhatsApp yang mengirimkan ancaman itu. Pelaku terancam hukuman pidana terkait terorisme atau penyebaran berita bohong.

Kepala Sekolah SDN Srengseng Sawah 15, saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya akan mengikuti arahan kepolisian. "Keselamatan siswa adalah prioritas utama," ujarnya singkat. Kasus ancaman bom melalui pesan singkat bukan kali pertama terjadi di Jakarta. Sebelumnya, beberapa instansi juga pernah mendapat teror serupa. Polisi mengimbau agar masyarakat tidak meremehkan ancaman dan segera melapor.

Hingga pukul 11.30 WIB, suasana di sekitar sekolah masih dipenuhi petugas. Belajar mengajar hari ini dipastikan diliburkan. Redaksi akan terus memantau perkembangan di lapangan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User