BREAKING: Ancaman Bom di SDN Jaksel Saat Upacara, Siswa Langsung Dievakuasi
JAKARTA — Situasi mencekam menyelimuti SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan, pagi ini. Sebuah ancaman bom diterima pihak sekolah tepat saat upacara bendera berlangsung. Seluruh siswa dan gur...
JAKARTA — Situasi mencekam menyelimuti SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan, pagi ini. Sebuah ancaman bom diterima pihak sekolah tepat saat upacara bendera berlangsung. Seluruh siswa dan guru langsung dievakuasi dalam hitungan menit.
Informasi yang dihimpun menyebutkan ancaman tersebut muncul secara tiba-tiba, memaksa penghentian upacara. Ratusan siswa yang masih mengenakan seragam lengkap digiring ke area aman di luar lingkungan sekolah. Tidak ada korban luka, namun kepanikan sempat tak terhindarkan.
Kronologi Singkat
- Ancaman diterima sekitar pukul 07.30 WIB, saat upacara bendera baru dimulai.
- Sumber ancaman masih diselidiki; dugaan awal berupa pesan tertulis yang ditemukan di area sekolah.
- Proses evakuasi berjalan cepat—dalam 5 menit seluruh penghuni gedung sudah berada di titik kumpul.
- Tim Gegana dan penjinak bom (jibom) Polda Metro Jaya tiba di lokasi kurang dari 15 menit setelah laporan.
"Kami menerima laporan sekitar pukul 07.35 WIB. Unit langsung kami terjunkan untuk melakukan penyisiran menyeluruh," ujar seorang perwira di lapangan yang enggan disebutkan namanya.
Penyisiran & Hasil Nihil
Petugas menyisir setiap sudut gedung—dari ruang kelas, perpustakaan, hingga area parkir. Pencarian berlangsung intensif selama hampir dua jam. Hasilnya: nihil. Tidak ditemukan benda mencurigakan atau bahan peledak apa pun.
Meski begitu, polisi tidak langsung mengabaikan ancaman. Investigasi digital dan olah tempat kejadian perkara (TKP) tetap dilakukan untuk melacak pelaku. "Ancaman bom—sekalipun palsu—adalah tindak pidana serius. Kami akan mengusut tuntas," tegas sumber kepolisian.
Reaksi dan Langkah Lanjutan
Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan pihak sekolah. Aktivitas belajar-mengajar dihentikan sepanjang hari ini. Traumatis ringan pada siswa menjadi perhatian; tim konseling disiapkan untuk pendampingan psikologis.
Sementara itu, orang tua yang mendengar kabar langsung mendatangi sekolah. Mereka diimbau tenang dan menunggu informasi resmi. Kepolisian meningkatkan patroli di sekitar kompleks sekolah untuk mencegah aksi serupa.
Hingga berita ini diturunkan, status SDN Srengseng Sawah 15 Pagi masih steril dan terus dipantau. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas ancaman tersebut. Polisi meminta masyarakat tidak menyebarkan spekulasi yang bisa memicu keresahan.
Baca juga:
Comments (0)