BMKG: Awan Tebal Selimuti RI, 18 Wilayah Siaga Hujan Lebat

JAKARTA — BARU SAJA, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pembaruan terkini. Sebagian besar langit Indonesia akan diselimuti awan tebal pada Minggu (hari ini). Warga di 18 pr...

Jul 12, 2026 - 11:47
0 0
BMKG: Awan Tebal Selimuti RI, 18 Wilayah Siaga Hujan Lebat

JAKARTA — BARU SAJA, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pembaruan terkini. Sebagian besar langit Indonesia akan diselimuti awan tebal pada Minggu (hari ini). Warga di 18 provinsi diminta siaga potensi hujan lebat dan angin kencang.

UPDATE 08.00 WIB: Daftar Wilayah Terdampak

Berdasarkan analisis satelit Himawari dan model prediksi cuaca numerik, BMKG mengonfirmasi kategori risiko tinggi untuk:

  • Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, dan Lampung bagian barat
  • Jawa: Banten, Jawa Barat bagian selatan, DIY, dan Jawa Timur pesisir selatan
  • Kalimantan: Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah bagian utara
  • Sulawesi: Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara
  • Papua: Papua Tengah dan Papua Pegunungan

Peringatan Dini: Banjir Rob di Pesisir Utara Jakarta

BMKG mengeluarkan peringatan khusus. Potensi banjir rob mengancam kawasan pesisir Jakarta Utara dan Bekasi pada malam hari. Tinggi gelombang laut diprakirakan mencapai 2 meter di perairan Kepulauan Seribu.

"Kami mendeteksi anomali suhu muka laut positif di utara Jawa. Ini memicu penguapan tinggi dan pembentukan awan konvektif masif," tegas Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG dalam konferensi pers menit lalu.

Fakta Kunci yang Perlu Anda Tahu

  • Pergeseran angin monsun Australia melemah, menyebabkan perlambatan massa udara basah
  • Sirkulasi siklonik terpantau di Laut Arafura memicu belokan angin di Indonesia tengah
  • Kelembaban udara lapisan 850-500 mb mencapai 80-95%, mempercepat pertumbuhan awan Cumulonimbus

Dampak Terhadap Aktivitas Minggu Ini

Kota-kota besar seperti Medan, Palembang, Bandung, dan Denpasar akan mengalami hujan intensitas sedang sejak siang. Sementara itu, Jakarta Pusat diperkirakan hanya berawan tebal tanpa hujan signifikan. Bandara Soekarno-Hatta mengonfirmasi operasional normal dengan penundaan kurang dari 15 menit.

Saksi mata di kawasan Puncak, Bogor, melaporkan jalan tertutup kabut tebal pukul 06.30 WIB. "Jarak pandang hanya 30 meter. Kendaraan merayap," lapornya.

Instruksi Darurat untuk Masyarakat

BMKG menginstruksikan warga daerah rawan longsor—terutama di Sukabumi dan Pacitan—untuk evakuasi mandiri jika hujan berlangsung lebih dari dua jam. Sementara itu, nelayan di selatan Jawa agar tidak melaut karena risiko gelombang tinggi 4 meter.

Pemerintah DKI Jakarta telah menyiagakan 500 personel di 25 titik pompa. "Pengerukan saluran air massal selesai kemarin. Kami optimistis tidak ada genangan signifikan," ujar Kepala Dinas Sumber Daya Air.

BREAKING: Update selanjutnya pukul 12.00 WIB mencakup perkembangan siklon tropis potensial di Samudra Hindia tenggara. Pantau terus Beritatercepat, detik ini juga.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User