Aug 25, 2026
breaking

Bentrokan Pecah di Menteng, Polisi Kerahkan Ratusan Personel

JAKARTA – Suasana mencekam menyelimuti kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pagi ini. Bentrokan antara dua kelompok massa pecah sekitar pukul 08.45 WIB dan memaksa polisi menerjunkan ratusan personel unt...

Bentrokan Pecah di Menteng, Polisi Kerahkan Ratusan Personel

JAKARTA – Suasana mencekam menyelimuti kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pagi ini. Bentrokan antara dua kelompok massa pecah sekitar pukul 08.45 WIB dan memaksa polisi menerjunkan ratusan personel untuk mengamankan lokasi. Hingga berita ini diturunkan, situasi masih dalam status siaga satu.

Kronologi Singkat

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, gesekan bermula sekitar pukul 08.30 WIB di dekat Pasar Tumpah Menteng. Dua kubu yang diduga berselisih soal batas wilayah dagang terlibat adu mulut yang dengan cepat memanas.

Sekitar 15 menit kemudian, lemparan batu dan kayu mulai dilontarkan. Asap dari ban bekas yang dibakar membubung tinggi, memicu kepanikan warga sekitar yang langsung berhamburan menyelamatkan diri.

  • Waktu kejadian: 08.45 WIB
  • Lokasi pusat bentrokan: Simpang Jalan Teuku Umar – Jalan Menteng Raya
  • Penyebab awal: Diduga dipicu sengketa area parkir liar yang telah berlangsung dua pekan
  • Korban sejauh ini: 9 orang luka ringan, 2 luka berat dirujuk ke RSCM
  • Pengamanan: 350 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan, kendaraan taktis disiagakan

Situasi di Tempat Kejadian Perkara

Pantauan tim Detik Ini Juga di lapangan, puluhan kios dadakan rusak berat. Pecahan kaca dan batu berserakan di aspal. Sejumlah sepeda motor hangus terbakar. Aparat kepolisian membentuk barikade sepanjang 300 meter untuk mengisolasi titik panas.

”Tiba-tiba ada teriakan, lalu semua lari. Saya lihat orang-orang bawa bambu dan golok. Sangat mengerikan,” ujar Rudi (42), seorang juru parkir yang menjadi saksi mata. ”Polisi datang sekitar 15 menit setelah bentrokan mulai meluas.”

Suara tembakan gas air mata terdengar beberapa kali saat massa menolak bubar. Helikopter Pantau Polda Metro Jaya juga terlihat berputar-putar di atas lokasi untuk memantau pergerakan massa.

Tindakan Polisi dan Pemerintah

Kapolres Metro Jakarta Pusat langsung memimpin pengamanan. Sepuluh orang telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menyita puluhan senjata tajam berbagai jenis, ketapel, serta ratusan batu.

”Kami sudah selesaikan tahap pendataan korban dan identifikasi provokator. Saat ini fokus kami adalah memastikan tidak ada gelombang susulan. Kami imbau warga tetap di rumah dan tidak mudah terprovokasi,” tegas Kapolres melalui pengeras suara di lokasi.

Jalan protokol sekitar lokasi langsung dialihkan. TransJakarta koridor 6 mengalami modifikasi rute sementara. Kendaraan pribadi dilarang melintas hingga radius 500 meter dari pusat bentrokan. Pengalihan arus diperkirakan berlangsung hingga sore hari.

Dampak dan Imbauan

Sejumlah sekolah dan perkantoran di sekitar TKP menunda jam operasional. Sebuah minimarket di pojok jalan dilaporkan tutup setelah kaca depannya pecah diterjang massa. Aktivitas di Stasiun Gondangdia ikut diperketat pengawasannya.

Pihak kepolisian membuka posko pengaduan darurat bagi warga yang menjadi korban pengrusakan. Posko berlokasi di halaman Kantor Kelurahan Menteng dan akan beroperasi 24 jam hingga situasi dinyatakan kondusif.

Meski belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Jakarta Pusat, radius isolasi diperluas secara berkala. Warga yang hendak keluar-masuk permukiman di sekitar Jalan Teuku Umar diminta menunjukkan identitas dan menjelaskan keperluan.

”Kita tidak mau ambil risiko. Satu titik kecil saja bisa memicu bentrokan lanjutan. Koordinasi lintas instansi terus berjalan,” kata Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat.

Hingga pukul 10.45 WIB, arus komunikasi telepon seluler di sekitar TKP dilaporkan terganggu, diduga akibat overload jaringan dan penanganan interferensi frekuensi radio darurat. Masyarakat diminta menggunakan aplikasi pesan teks sebagai alternatif.

Kami akan terus memperbarui perkembangan situasi dari Menteng. Nantikan laporan selanjutnya hanya di Detik Ini Juga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User