BARU SAJA – Bentrokan berdarah antara dua kelompok warga pecah di jantung Jakarta, tepatnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, siang ini. Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ini langsung memicu respons kilat dari aparat kepolisian.
Berdasarkan pantauan Beritatercepat di lokasi, suasana di Jalan Sabang seketika berubah menjadi medan perang dadakan. Puluhan pemuda saling serang menggunakan batu, kayu, dan senjata tajam. Kaca-kaca toko di sepanjang jalan ikut menjadi korban amukan massa, pecah berserakan di trotoar.
- Waktu kejadian: Pukul 12.30 WIB, Senin siang
- Lokasi: Pertigaan Jalan Sabang – Jalan Sumenep, Menteng
- Korban: 3 orang menderita luka bacok serius, langsung dievakuasi ke RSCM
- Kepolisian: 2 kompi Brimob dan 5 unit mobil patroli Sat Sabhara diterjunkan
- Status: Jalan Sabang ditutup total dari simpang Jaksa hingga Taman Menteng
- Tersangka: 8 orang diamankan di tempat, 2 di antaranya kedapatan membawa celurit
Respon Cepat Kepolisian
Petugas Kepolisian Sektor Menteng langsung merespons laporan warga dalam hitungan menit. Kapolsek Menteng Komisaris Dedi Gumilar memimpin langsung pengamanan dan penyisiran di sekitar TKP. “Kami langsung melakukan pembubaran paksa. Situasi kini sudah kondusif, tapi penyisiran masih berlangsung,” ujar Dedi singkat di sela-sela pengamanan.
Tembakan peringatan dilepaskan ke udara saat massa tidak mengindahkan imbauan. Sebanyak 15 personel dengan perlengkapan anti-huru-hara membentuk barikade untuk memisahkan kedua kubu. Lima tersangka langsung digelandang ke Mapolsek untuk pemeriksaan intensif.
Kondisi TKP: Darah dan Pecahan Kaca
Pantauan di lokasi, area pertigaan menjadi lautan kaca. Sebuah warung kelontong mengalami kerusakan paling parah—etalase depannya hancur, darah berceceran di depan pintu. Tong-tong sampah beton terbalik dan bekas serpihan batu berserakan di aspal. Satu unit motor milik warga yang terparkir hangus dibakar massa.
Seorang saksi mata, Roni (41), pedagang kaki lima di sekitar lokasi, menuturkan detik-detik mengerikan itu. “Tiba-tiba mereka sudah saling lempar batu. Suaranya keras sekali, kayak perang. Saya langsung tutup lapak dan sembunyi di dalam toko,” katanya dengan nada masih panik.
Evakuasi Korban dan Lalu Lintas Lumpuh
Tiga korban luka berat—dua pria dan satu remaja—dievakuasi menggunakan ambulans AGD Dinas Kesehatan DKI. Satu korban dilaporkan kritis dengan luka terbuka di bagian kepala. Proses evakuasi berlangsung alot karena jalan sempit dan dipenuhi massa yang belum sepenuhnya bubar.
Dampak langsung bentrokan adalah kemacetan parah di sekitar Tugu Tani dan Jalan HOS Cokroaminoto. Polisi terpaksa menutup arus lalu lintas dari arah Gondangdia menuju Menteng. Pengendara dialihkan melalui Jalan Latuharhary dan Jalan Diponegoro. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih menyisir sisa-sisa massa yang diduga bersembunyi di gang-gang kecil sekitar lokasi. Identifikasi korban dan motif bentrokan masih dalam penyelidikan intensif unit Reskrim.
Beritatercepat akan terus menyajikan perkembangan terbaru dari insiden siaga darurat ini.
Comments (0)