Bengkel Motor di Gunung Sindur Bogor Kebakaran, Damkar Turun Tangan
Kebakaran hebat melanda sebuah bengkel motor di Jalan Raya Pahlawan Nomor 34, Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (27/6/2026). Peristiwa ini pertama kali dilaporkan me
Kebakaran hebat melanda sebuah bengkel motor di Jalan Raya Pahlawan Nomor 34, Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (27/6/2026). Peristiwa ini pertama kali dilaporkan melalui Call Center 112 dan segera mendapat respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor. Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami dari akun resmi @bogorsiaga112, saat laporan diterima, kobaran api sudah dalam kondisi membesar dan dikhawatirkan akan merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Sejumlah warga panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dari rumah mereka yang berdekatan dengan lokasi kejadian. Petugas pemadam yang tiba di lokasi langsung mengambil tindakan pemadaman dengan mengerahkan beberapa unit mobil pemadam berikut personel. Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dalam bengkel yang kemudian dengan cepat membakar bahan-bahan mudah terbakar seperti oli, ban, dan berbagai suku cadang kendaraan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Bengkel yang menjadi tumpuan warga sekitar untuk servis motor itu nyaris ludes dilalap api, menyisakan kerangka bangunan dan puing-puing yang menghitam. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam lebih karena tiupan angin sempat mempercepat perluasan api. Warga sekitar turut membantu dengan peralatan seadanya sembari menunggu tim pemadam tiba. Aparat kepolisian setempat juga hadir untuk mengamankan lokasi dan mengatur lalu lintas yang sempat terganggu akibat banyaknya kendaraan yang melambat untuk melihat kejadian. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, namun dugaan kuat mengarah pada kelalaian dalam penggunaan instalasi listrik yang sudah tidak layak. Media kami akan terus memantau perkembangan terbaru dari insiden ini.
Comments (0)