Sep 30, 2026
Sumatera Utara

Bapenda Medan Kenalkan Medan QRESTO, Percepat Digitalisasi Pajak Daerah

MEDAN — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan memperkenalkan inovasi terbaru bernama Medan QRESTO (Quick Response Electronic Splitting System for Ta

Bapenda Medan Kenalkan Medan QRESTO, Percepat Digitalisasi Pajak Daerah

MEDAN — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan memperkenalkan inovasi terbaru bernama Medan QRESTO (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization) dalam kegiatan Benchmarking dan Sharing Best Practice Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang digelar di Adimulia Hotel Medan, Rabu (23/9). Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya mempercepat digitalisasi penerimaan pajak daerah di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Kegiatan yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku bersama mitra kerja itu menghadirkan Kepala Bapenda Medan M. Agha Novrian sebagai narasumber. Dalam kesempatan tersebut, Agha diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Pajak dan Retribusi Daerah, Popy Maya Syafira, yang didampingi Kepala Bidang HRH Irfan Parlindungan Lubis.

Medan QRESTO dan Mekanisme Split Payment Pajak

Dalam pemaparannya, Bapenda Medan menjelaskan bahwa Medan QRESTO merupakan inovasi digital yang dirancang untuk mengoptimalkan penerimaan pajak, khususnya dari sektor makanan dan minuman. Sistem ini bekerja dengan memisahkan pembayaran pajak secara otomatis atau yang dikenal dengan istilah split payment.

Melalui mekanisme tersebut, bagian pajak dari setiap transaksi langsung dialirkan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) tanpa harus melalui proses manual yang berpotensi menimbulkan kebocoran. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat memastikan setiap rupiah pajak yang menjadi hak daerah benar-benar masuk ke kas daerah secara real time.

“Medan QRESTO memungkinkan pemisahan pembayaran pajak secara otomatis, sehingga bagian pajak langsung masuk ke Rekening Kas Umum Daerah,” ujar Popy Maya Syafira dalam paparannya.

Inovasi ini dinilai relevan mengingat sektor makanan dan minuman menjadi salah satu penyumbang pajak daerah terbesar di Kota Medan. Selama ini, proses pemungutan pajak restoran dan kafe kerap menghadapi tantangan, mulai dari keterlambatan penyetoran hingga potensi ketidaksesuaian antara omzet dan pajak yang dibayarkan.

Dukungan BI dan Bank Sumut dalam Ekosistem ETPD

Selain Bapenda Medan, kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan yang memaparkan dukungan terhadap percepatan digitalisasi transaksi daerah. Bank Indonesia Sumatera Utara memaparkan peran lembaganya dalam mendorong implementasi ETPD di wilayah kerja masing-masing.

Sementara itu, Bank Sumut menjelaskan posisinya sebagai bank pengelola RKUD yang berperan memperkuat transaksi non-tunai serta digitalisasi penerimaan daerah. Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi kunci agar sistem seperti Medan QRESTO dapat berjalan efektif dan terintegrasi dengan infrastruktur pembayaran nasional.

Berikut sejumlah poin penting dalam paparan tersebut:

  • Medan QRESTO merupakan sistem pemisahan pajak otomatis berbasis kode QR.
  • Fokus awal implementasi pada sektor makanan dan minuman.
  • Pajak langsung masuk ke RKUD tanpa perantara manual.
  • Didukung Bank Indonesia dan Bank Sumut sebagai bank RKUD.
  • Kegiatan digelar dalam forum benchmarking ETPD bersama BI Maluku.

Langkah Bapenda Medan ini sejalan dengan agenda nasional percepatan dan perluasan digitalisasi daerah yang dicanangkan pemerintah pusat. Melalui ETPD, seluruh transaksi keuangan pemerintah daerah diarahkan untuk beralih dari tunai ke non-tunai, yang diyakini mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi pengelolaan keuangan publik.

Dengan memperkenalkan Medan QRESTO di forum nasional, Bapenda Medan sekaligus memposisikan diri sebagai salah satu daerah yang progresif dalam mengadopsi teknologi untuk penguatan penerimaan asli daerah. Ke depan, keberhasilan sistem ini diharapkan dapat direplikasi oleh daerah lain, terutama dalam memaksimalkan pajak sektor kuliner yang pertumbuhannya terus meningkat seiring pemulihan ekonomi pascapandemi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User