Monday, 24 August 2026 | 13:51 WIB

Asap Karhutla Kian Pekat, Jam Sekolah di Banjarbaru Mundur ke 09.00 WITA

BREAKING NEWS — Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, BARU SAJA memasuki fase kritis. Dinas Pendidikan setempat mengambil langkah darurat dengan mem...

Aug 20, 2026 - 18:43
0 1
Asap Karhutla Kian Pekat, Jam Sekolah di Banjarbaru Mundur ke 09.00 WITA

BREAKING NEWS — Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, BARU SAJA memasuki fase kritis. Dinas Pendidikan setempat mengambil langkah darurat dengan memundurkan jam masuk sekolah menjadi pukul 09.00 WITA.

Kebijakan ini berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan di bawah kewenangan pemerintah kota. Tujuannya satu: melindungi siswa dari paparan asap yang kian pekat dalam perjalanan ke sekolah maupun saat kegiatan di luar ruangan.

Keputusan tersebut dilaporkan keluar menyusul perkembangan kualitas udara yang terus memburuk dalam beberapa hari terakhir. KONFIRMASI dari pihak dinas menyebutkan bahwa jam belajar tetap berlangsung, hanya waktu masuknya yang digeser lebih siang.

Kapan Kebijakan Mulai Berlaku

Perubahan jam masuk sekolah ini dikonfirmasi mulai diterapkan segera. Para orang tua dan wali murid diimbau menyesuaikan jadwal antar-jemput anak mereka mulai hari pertama pemberlakuan.

Sebelumnya, jam masuk sekolah di Banjarbaru dimulai lebih pagi. Dengan aturan baru, kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 09.00 WITA dan berlangsung sesuai durasi normal yang telah ditetapkan sekolah masing-masing.

  • Jam masuk baru: 09.00 WITA untuk semua jenjang
  • Durasi belajar: tetap normal, tidak dipangkas
  • Mekanisme: berlaku bagi sekolah negeri dan swasta di bawah Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru

Kualitas Udara Semakin Memburuk

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor melaporkan penurunan jarak pandang di wilayah Banjarbaru dan sekitarnya. Asap yang terbawa angin dari titik-titik kebakaran lahan membuat langit kota tampak kelabu bahkan sejak pagi hari.

Saksi mata di sejumlah kecamatan mengaku udara terasa perih di mata dan tenggorokan. Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memakai masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.

Data pantauan kualitas udara menunjukkan konsentrasi partikel halus meningkat signifikan. Kondisi ini memicu kekhawatiran para orang tua terhadap kesehatan anak-anak mereka, terutama yang memiliki riwayat penyakit asma dan alergi.

Langkah Darurat yang Diambil

Selain memundurkan jam masuk, Dinas Pendidikan juga menginstruksikan sekolah untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Kegiatan seperti upacara bendera, olahraga, dan senam pagi dihentikan sementara demi keselamatan siswa.

  • Aktivitas luar ruangan dibatasi selama kabut asap masih tebal
  • Sekolah diminta menyiapkan ruang belajar yang tertutup dan berventilasi baik
  • Siswa bergejala batuk, sesak napas, atau iritasi mata diperbolehkan tidak hadir dengan keterangan

Pihak sekolah juga diminta mengaktifkan pembelajaran yang fleksibel. Jika kualitas udara memburuk di tengah jam belajar, guru diperbolehkan menyesuaikan metode pengajaran tanpa mengorbankan keselamatan siswa.

Siaga Karhutla di Kalimantan Selatan

Kota Banjarbaru dan kabupaten tetangga di Kalimantan Selatan saat ini masuk status siaga darurat karhutla. Titik panas (hotspot) terpantau menyebar di sejumlah wilayah, diperparah musim kemarau yang membuat lahan gambut mudah terbakar.

Tim pemadam kebakaran dan BPBD dikerahkan untuk melakukan pemadaman serta patroli terpadu. Namun, upaya di lapangan kerap terkendala titik api yang muncul kembali di area yang sulit dijangkau.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tidak membakar lahan dalam bentuk apa pun, termasuk untuk membuka lahan pertanian. Pelanggaran dapat dikenai sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Imbauan untuk Orang Tua dan Warga

Dinas Pendidikan mengimbau orang tua memantau kondisi kesehatan anak sebelum berangkat sekolah. Jika anak menunjukkan gejala gangguan pernapasan, orang tua diminta berkoordinasi dengan pihak sekolah.

  • Gunakan masker saat keluar rumah
  • Kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi anak-anak dan lansia
  • Perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan bergizi
  • Pantau informasi resmi dari Dinas Pendidikan dan BPBD

Warga yang membutuhkan layanan kesehatan akibat paparan asap dapat mendatangi puskesmas terdekat. Fasilitas kesehatan tingkat pertama dilaporkan siaga melayani pasien dengan keluhan ISPA dan iritasi saluran pernapasan.

Perkembangan Selanjutnya

Kebijakan jam masuk sekolah yang baru ini akan dievaluasi secara berkala. Dinas Pendidikan menegaskan keputusan akan disesuaikan dengan kondisi kualitas udara di lapangan.

Jika kabut asap mereda dan indeks kualitas udara membaik, jam masuk sekolah dapat dikembalikan ke waktu semula. Sebaliknya, jika kondisi memburuk, opsi pembelajaran jarak jauh atau libur sementara tetap terbuka sebagai langkah antisipasi.

Pemerintah kota berkomitmen memprioritaskan kesehatan dan keselamatan siswa di atas kepentingan lain. Seluruh pemangku kepentingan, termasuk guru, orang tua, dan masyarakat, diminta bekerja sama menghadapi masa darurat ini.

Informasi resmi dan perkembangan terbaru mengenai kebijakan sekolah akan disampaikan melalui kanal resmi Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya.

UPDATE selanjutnya akan kami sampaikan begitu ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang. Pantau terus Beritatercepat untuk perkembangan situasi karhutla di Banjarbaru dan sekitarnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User