Ancaman Bom di SDN Jaksel, Pelaku Masih Dicari

Warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, dikagetkan dengan teror ancaman bom yang menyasar sebuah sekolah dasar negeri pagi ini. Pesan menyeramkan itu diterima pihak sekolah melalui aplikasi WhatsApp, memicu...

Jul 13, 2026 - 16:30
0 0
Ancaman Bom di SDN Jaksel, Pelaku Masih Dicari

Warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, dikagetkan dengan teror ancaman bom yang menyasar sebuah sekolah dasar negeri pagi ini. Pesan menyeramkan itu diterima pihak sekolah melalui aplikasi WhatsApp, memicu respons cepat dari aparat kepolisian.

Kronologi Penerimaan Ancaman

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pesan bernada teror itu masuk ke nomor ponsel milik salah satu guru sekitar pukul 07.30 WIB, saat aktivitas belajar mengajar baru dimulai. Si pengirim yang belum diketahui identitasnya diduga kuat sengaja menebar ketakutan di lingkungan pendidikan.

Berdasarkan keterangan saksi mata, isi pesan singkat tersebut mengklaim bahwa sebuah bom telah diletakkan di area sekolah dan akan meledak dalam hitungan jam. Ancaman ini sontak membuat para guru panik dan segera melaporkan kejadian kepada pihak berwajib.

Respons Cepat Kepolisian dan Tim Gegana

Merespons laporan itu, anggota Polsek Jagakarsa dan Tim Gegana Polda Metro Jaya langsung diterjunkan ke lokasi. Kurang dari 30 menit usai laporan diterima, area sekolah sudah dalam kondisi steril dan proses evakuasi murid serta staf pengajar dilakukan secara tertib.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Budi Santoso membenarkan adanya ancaman tersebut. "Kami langsung melakukan penyisiran menyeluruh bersama tim Gegana. Seluruh ruangan, halaman, dan tempat-tempat yang dicurigai sudah kami periksa," ujarnya di lokasi.

Tidak Ditemukan Benda Mencurigakan

Setelah melakukan sterilisasi selama hampir dua jam, Tim Gegana memastikan tidak ada satupun benda mencurigakan, apalagi bahan peledak, di lingkungan SDN Srengseng Sawah. "Hasil penyisiran menunjukkan ancaman tersebut palsu, tetapi kami tetap memperlakukan setiap laporan secara serius," tegas Kompol Budi.

Meski demikian, suasana di sekolah sempat mencekam. Sejumlah orang tua yang mendapat kabar langsung berdatangan untuk menjemput anak-anak mereka. Pihak sekolah bersama polisi berusaha menenangkan wali murid agar tidak terpancing isu yang belum tentu benar.

Perburuan Pengirim Pesan

Saat ini, penyidik dari Unit Reskrim Polsek Jagakarsa sedang mendalami nomor WhatsApp yang digunakan untuk mengirim ancaman. Tim siber dikerahkan untuk melacak identitas digital pelaku. "Kami sudah mengantongi data awal dan akan segera mengungkap siapa pelaku teror ini," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan dalam keterangan terpisah.

Polisi juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar sekolah dan memintai keterangan sejumlah saksi. Ancaman bom yang ditujukan ke institusi pendidikan ini menjadi perhatian serius, mengingat modus serupa pernah terjadi di beberapa kota besar sebelumnya.

Imbauan untuk Masyarakat

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat, khususnya warga Jakarta Selatan, agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh pesan-pesan tidak bertanggung jawab. "Kami pastikan situasi sudah aman dan terkendali. Jangan sebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya karena bisa menimbulkan kepanikan massal," pungkas perwira menengah itu.

Aktivitas belajar mengajar di SDN Srengseng Sawah rencananya akan kembali normal pada hari Selasa besok, setelah pihak sekolah dan komite menyepakati langkah-langkah pemulihan psikologis bagi para murid. Polisi akan meningkatkan patroli di sekitar sekolah untuk memberi rasa aman.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User