200 Personel Gabungan TNI-Polri Siaga di Menteng Usai Bentrok Mematikan

Ratusan aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri langsung dikerahkan ke kawasan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, beberapa menit setelah bentrokan berdarah yang merenggut korban jiwa. Sebanyak 200 perso...

Jul 27, 2026 - 22:28
0 0
200 Personel Gabungan TNI-Polri Siaga di Menteng Usai Bentrok Mematikan

Ratusan aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri langsung dikerahkan ke kawasan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, beberapa menit setelah bentrokan berdarah yang merenggut korban jiwa. Sebanyak 200 personel gabungan kini berjaga ketat di lokasi untuk mencegah pecahnya kerusuhan susulan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentrokan antar kelompok terjadi secara tiba-tiba pada Jumat malam. Sejumlah orang terlibat aksi saling serang menggunakan senjata tajam dan benda tumpul. Akibatnya, dilaporkan dua orang tewas di tempat dan beberapa lainnya mengalami luka serius. Identitas korban masih dalam proses pendataan.

Pengerahan besar-besaran dilakukan tidak sampai satu jam setelah insiden. Personel Brimob, TNI AD, dan Satuan Sabhara bahu-membahu menyisir setiap sudut jalan. Mereka memblokade akses menuju lokasi dan mengalihkan arus lalu lintas. Suasana di sekitar Tambak pun berubah menjadi tegang.

Kronologi Kejadian

Menurut saksi mata, keributan bermula sekitar pukul 22.00 WIB. Sekelompok pemuda dari dua kubu berbeda tiba-tiba terlibat cekcok mulut yang eskalasinya cepat menjadi pertikaian fisik. “Saya dengar teriakan, lalu ada yang lari bawa parang. Tidak lama kemudian polisi datang,” ujar seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Petugas yang tiba di tempat kejadian langsung mengamankan area dan membawa para korban ke rumah sakit terdekat. Namun, hingga dini hari, ketegangan masih terasa. Sejumlah kerabat korban mencoba mendekat ke tempat kejadian perkara (TKP) namun dihalangi oleh barikade polisi.

Status Keamanan

Kapolres Metro Jakarta Pusat melalui keterangannya menyatakan bahwa 200 personel gabungan akan disiagakan selama 1x24 jam ke depan untuk memastikan situasi benar-benar kondusif. "Kami masih melakukan penyelidikan mendalam. Semua pihak yang terlibat akan kami tindak sesuai hukum," tegasnya.

Peningkatan patroli juga dilakukan di permukiman padat penduduk sekitar Tambak. Tim negosiasi diterjunkan untuk meredakan potensi balas dendam. Sementara itu, TNI ikut dilibatkan mengingat instrumen yang dibawa oleh pelaku tergolong membahayakan stabilitas kota.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penangkapan resmi. Polisi masih mengumpulkan rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi. Masyarakat diimbau tetap tenang dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.

Lokasi kejadian sendiri berada di ruas jalan yang cukup strategis, tidak jauh dari pusat bisnis Menteng. Akibat bentrokan ini, aktivitas ekonomi sekitar sempat lumpuh beberapa jam. Pedagang kaki lima yang biasa berjualan hingga larut memilih menutup lapak lebih awal.

Pihak berwenang menegaskan, tindakan tegas akan diambil terhadap siapa pun yang coba memanfaatkan situasi untuk menebar ketakutan. “Kami pastikan ibu kota tetap aman. Tidak ada toleransi untuk kekerasan,” ujar perwira TNI yang ikut berjaga.

Situasi di lapangan saat ini berangsur normal, meskipun puluhan personel masih tampak bersiaga dengan senjata lengkap dan kendaraan taktis. Warga di sekitar diminta untuk sementara tidak keluar rumah jika tidak mendesak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User