Prabowo Instruksikan Kampus Genjot Riset Industri Kapal

Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perintah tegas kepada seluruh perguruan tinggi di In...

Jul 27, 2026 - 22:28
0 0
Prabowo Instruksikan Kampus Genjot Riset Industri Kapal

Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perintah tegas kepada seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk mengakselerasi penelitian dan pengembangan di sektor industri perkapalan. Arahan ini disampaikan dalam pertemuan tertutup yang membahas penguatan kemandirian maritim nasional.

Kampus Jadi Motor Inovasi Maritim

Brian Yuliarto menegaskan, instruksi kepala negara tersebut bertujuan menjadikan universitas sebagai pilar utama dalam menciptakan teknologi kapal yang berdaya saing global. "Presiden menekankan bahwa riset di bidang perkapalan tidak bisa lagi berjalan sporadis. Kampus harus terintegrasi dengan kebutuhan industri dan pertahanan maritim," ungkap Brian kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (10/7/2026).

Lebih lanjut, Mendiktisaintek menyebut bahwa fokus riset diarahkan pada tiga klaster utama: desain kapal niaga modern, kapal militer untuk kebutuhan TNI AL, serta teknologi galangan kapal berbasis digital. Presiden, menurut Brian, menginginkan agar dalam kurun lima tahun ke depan, Indonesia mampu mengurangi ketergantungan impor kapal secara signifikan.

Peta Jalan Riset 2026-2030

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan segera merilis peta jalan riset nasional untuk industri perkapalan. Brian mengungkapkan bahwa sejumlah universitas terkemuka seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Indonesia, dan Institut Teknologi Bandung akan menjadi pionir dalam program ini. "Kami telah menyiapkan skema pendanaan khusus hingga Rp 1,2 triliun untuk riset perkapalan selama lima tahun ke depan," tambahnya.

Rencana ini juga mencakup pembentukan pusat unggulan (center of excellence) di kawasan timur Indonesia—seperti di Universitas Hasanuddin dan Universitas Pattimura—mengingat potensi geografis yang strategis. Kolaborasi dengan BUMN strategis seperti PT PAL Indonesia dan industri swasta juga akan diperkuat melalui program matching fund.

Dukungan Sektor Industri

Langkah ini mendapat sambutan positif dari kalangan industri. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) bidang Maritim, yang dihubungi secara terpisah, menyatakan bahwa kebijakan ini akan menjawab persoalan minimnya inovasi di sektor galangan kapal nasional. "Keterlibatan kampus akan mempercepat alih teknologi dan melahirkan tenaga ahli yang selama ini masih didominasi tenaga asing," ujarnya.

Dengan arahan langsung dari Presiden Prabowo, ekosistem riset perkapalan diyakini akan bergerak lebih masif. Pemerintah menargetkan pada tahun 2030 Indonesia mampu memproduksi kapal dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 70 persen, sekaligus menjadi pemain utama di pasar kapal Asia Tenggara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User