Zulhas Rajin 'Turun Gunung', Cek Langsung Implementasi Kebijakan Pemerintah

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa ia mendedikasikan hampir separuh waktu kerjanya setiap pekan untuk terjun langsung ke lapangan. Langkah ini diambil sebagai bent

Jul 07, 2026 - 22:44
0 0
Zulhas Rajin 'Turun Gunung', Cek Langsung Implementasi Kebijakan Pemerintah

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa ia mendedikasikan hampir separuh waktu kerjanya setiap pekan untuk terjun langsung ke lapangan. Langkah ini diambil sebagai bentuk pengawasan dan komitmen untuk memastikan seluruh kebijakan pemerintah terserap dengan baik serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Zulhas, sapaan akrabnya, tidak ingin kebijakan yang dirumuskan di atas kertas hanya menjadi wacana di pusat. Lewat pendekatan komunikasi dua arah, ia kerap berinteraksi langsung dengan para petani, peternak, dan pelaku usaha mikro di pelosok negeri. Menurutnya, cara ini lebih efektif untuk menangkap persoalan riil yang dihadapi masyarakat, mulai dari distribusi pupuk, stabilitas harga, hingga serapan anggaran di tingkat akar rumput.

Evaluasi Langsung dari Petani

"Saya sengaja alokasikan 50 persen waktu untuk turun gunung, supaya kita benar-benar tahu kondisi di lapangan. Jangan sampai kebijakan sudah bagus, tapi implementasinya tersendat. Kita harus pastikan program itu berjalan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,"

ujar Zulhas dikutip dari laporan media kami, Selasa (7/7/2026).

Salah satu titik kunjungan terbarunya adalah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Di sana, ia menghadiri gelaran Rembuk Tani dan bertatap muka dengan puluhan petani lokal untuk menyerap aspirasi sekaligus mengecek langsung implementasi program ketahanan pangan. Dalam dialog santai tersebut, Zulhas fokus mempertanyakan kelancaran distribusi pupuk bersubsidi—salah satu urat nadi produktivitas pertanian yang kerap menjadi keluhan klasik.

Blusukan Jadi Tradisi Pimpinan

"Pupuk lancar atau tidak?" tanya Zulhas kepada para petani di Mamuju, seperti terlihat dalam dokumentasi yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Pertanyaan sederhana itu sontak disambut jawaban antusias dari peserta rembuk tani yang berharap adanya kepastian distribusi dan harga yang terjangkau.

Media kami mencatat, aktivitas blusukan Zulhas bukan hanya seremonial. Dalam setiap kunjungan, ia membawa serta jajaran teknis kementerian untuk menindaklanjuti pengaduan warga secara instan. Di Mamuju, misalnya, ia berkomitmen untuk memangkas jalur distribusi yang berbelit agar pupuk bisa sampai tepat waktu dan tepat sasaran.

Gaya kepemimpinan "turun gunung" ini dinilai mampu memangkas kesenjangan antara pembuat kebijakan di pusat dengan pelaku di lapangan. Zulhas meyakini, dengan mendengarkan langsung suara petani, pemerintah bisa merancang program yang lebih presisi, terutama dalam menghadapi tantangan krisis pangan global yang masih membayangi.

Sejumlah petani di Mamuju menyambut baik kehadiran Zulhas. Mereka berharap intensitas kunjungan serupa dapat menjadi agenda rutin kementerian, bukan hanya saat masa tanam, tetapi juga ketika panen tiba untuk memastikan harga di tingkat petani tetap menguntungkan.

Laporan media kami juga mengonfirmasi bahwa agenda serupa akan terus dilanjutkan Zulhas ke provinsi-provinsi sentra pangan lainnya. Pemerintah, ujarnya, ingin memastikan target swasembada pangan tercapai dengan fondasi komunikasi yang terbuka antara elite pemerintahan dan warga desa. "Kami tidak mau jadi menteri di balik meja. Kami ingin jadi bagian dari solusi di tengah sawah," pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User