Sep 17, 2026
DI Yogyakarta

Yogyakarta Resmi Buka Uji Coba JJLS Kelok 23 Sambung Bantul-Gunungkidul

Deru mesin kendaraan bermotor mulai membelah kesunyian kawasan pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemandangan tebing terjal berteduhkan langit bir

Yogyakarta Resmi Buka Uji Coba JJLS Kelok 23 Sambung Bantul-Gunungkidul

Deru mesin kendaraan bermotor mulai membelah kesunyian kawasan pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemandangan tebing terjal berteduhkan langit biru menyambut para pengedara yang menjadi saksi sejarah baru. Mulai Senin, 14 September 2026, tahap uji coba pembukaan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 23 resmi digelar. Ruas jalan megah yang menghubungkan Kapanewon Kretek di Kabupaten Bantul dengan Kapanewon Girijati di Kabupaten Gunungkidul ini kini sudah bisa dijajal oleh masyarakat umum secara terbatas.

Kehadiran JJLS Kelok 23 digadang-gadang menjadi infrastruktur monumental yang mempercantik wajah transportasi Yogyakarta selatan. Ruas jalan ini dibangun dengan melekuk elok mengitari perbukitan karst, menyajikan pemandangan spektakuler berlatar Samudra Hindia. Meski demikian, pembukaan tahap awal ini difokuskan untuk menguji kelayakan lalu lintas, keandalan sistem keamanan jalan, serta adaptasi para pengguna jalan terhadap kontur medan yang baru.

Ikon Baru Infrastruktur Pesisir Selatan Yogyakarta

Pembangunan JJLS Kelok 23 merupakan bagian dari proyek strategis nasional untuk menutup kelangkaan akses di kawasan selatan Pulau Jawa. Jalur ini menggantikan akses lama yang cenderung sempit, berliku tajam, dan memiliki curam ekstrem yang sering memicu kecelakaan. Dengan rekayasa kelandaian yang lebih modern, lintasan baru ini menjanjikan kenyamanan berkendara yang lebih maksimal.

Berikut perbandingan teknis antara jalur lama dan jalur baru JJLS Kelok 23:

Indikator Transportasi Jalur Lama (Via Jalur Parangtritis) JJLS Kelok 23 (Jalur Baru)
Waktu Tempuh Kretek–Girijati 35 - 45 Menit 15 - 20 Menit
Kondisi & Geometrik Jalan Sempit, Kelok Tajam, Tanjakan Sangat Curam Lebar Standar Nasional, Kelok Landai
Potensi Pemandangan (Visual) Pemukiman Warga & Perkebunan Panorama Samudra Hindia & Perbukitan Karst
Kapasitas Beban Kendaraan Terbatas Kendaraan Kecil Dirancang untuk Arus Logistik & Pariwisata

Hal Penting Sebelum Menjajal JJLS Kelok 23

Bagi masyarakat yang hendak melintas selama masa uji coba, terdapat beberapa aspek krusial yang wajib diperhatikan. Pertama, keterlibatan petugas lalu lintas di titik-titik krusial masih sangat tinggi guna mengarahkan kendaraan. Pengendara diimbau untuk menjaga kecepatan maksimal pada kisaran 40 hingga 50 km/jam mengingat karakter jalan yang masih baru dan belum sepenuhnya akrab bagi mayoritas pengemudi.

Kedua, kelayakan rem dan performa mesin kendaraan harus dipastikan dalam kondisi prima. Meskipun elevasi jalan telah diperhitungkan dengan cermat, tanjakan beruntun dan turunan panjang tetap membutuhkan konsentrasi penuh dari pengemudi.

"Uji coba ini bukan sekadar menguji ketahanan fisik konstruksi jalan, melainkan mengedukasi masyarakat agar tetap waspada. Medan perbukitan selatan selalu menuntut kehati-hatian ekstra dari setiap pengendara," tegas Bambang Harjo, pengamat keselamatan transportasi daerah.

Ketiga, etika berkendara dan berwisata menjadi perhatian mendesak. Keindahan pemandangan Samudra Hindia di sepanjang kelokan berpotensi memancing pengendara untuk berhenti sebarangan di bahu jalan demi mengabadikan foto. Petugas mengingatkan bahwa tindakan tersebut sangat berbahaya karena dapat memicu tabrakan beruntun di area tikungan.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Pesisir

Terhubungnya Bantul dan Gunungkidul melalui Kelok 23 melempar sinyal positif bagi kebangkitan ekonomi lokal. Jalur ini akan mengintegrasikan destinasi wisata ternama seperti Pantai Parangtritis di Bantul dengan gugusan pantai eksotis di Gunungkidul secara jauh lebih cepat dan efisien. Pelaku UMKM lokal di sepanjang koridor jalan diproyeksikan akan menerima dampak ekonomi langsung dari meningkatnya arus wisatawan.

Dengan dibukanya uji coba JJLS Kelok 23 ini, konektivitas lintas selatan Daerah Istimewa Yogyakarta memasuki babak baru. Pemerintah berharap kelancaran tahap uji coba ini dapat menjadi pijakan kuat menuju peresmian penuh jalan kelok ikonik tersebut dalam waktu dekat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User