WNA Berteriak Minta Bantuan Sebelum Tewas di Gorong-gorong Proyek Jaktim

BARU SAJA, tiga pekerja tewas di dalam gorong-gorong proyek di Cipayung, Jakarta Timur. Tragedi ini diawali teriakan minta tolong seorang pekerja asing yang terdengar seketika sebelum ia masuk ke salu...

Jul 12, 2026 - 05:55
0 0
WNA Berteriak Minta Bantuan Sebelum Tewas di Gorong-gorong Proyek Jaktim

BARU SAJA, tiga pekerja tewas di dalam gorong-gorong proyek di Cipayung, Jakarta Timur. Tragedi ini diawali teriakan minta tolong seorang pekerja asing yang terdengar seketika sebelum ia masuk ke saluran mematikan itu.

Kronologi Mencekam

Insiden terjadi pada Senin (11/7/2026) sore di sebuah proyek infrastruktur di wilayah Cipayung. Saksi mata melaporkan, satu buruh berkewarganegaraan asing sempat berdiri di mulut gorong-gorong dan berteriak histeris. Namun, hanya dalam hitungan menit, ia bersama dua rekannya tetap menuju ke dalam terowongan gelap itu.

Berdasarkan laporan awal, ketiga pekerja tersebut tengah melakukan pemeriksaan teknis di dalam saluran air bawah tanah. Tidak ada komunikasi lebih lanjut setelah mereka masuk. Sekitar 30 menit kemudian, tim proyek menyadari ketiganya tak kunjung keluar dan segera menghubungi petugas.

  • 3 pekerja tewas: 1 WNA dan 2 pekerja lokal
  • Pekerja asing berteriak minta tolong sebelum masuk
  • Lokasi: gorong-gorong proyek di Cipayung, Jakarta Timur
  • Diduga terpapar gas beracun atau kekurangan oksigen

Evakuasi dan Penyelidikan Darurat

Tim SAR dan pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 WIB. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena akses sempit dan minim cahaya. Ketiga jasad akhirnya berhasil ditarik keluar setelah operasi selama dua jam.

Sumber di lokasi menyebutkan, kondisi jasad korban sudah dalam keadaan meninggal saat ditemukan. Tidak ada tanda-tanda kekerasan, diduga kuat mereka pingsan lalu tenggelam dalam aliran air sedalam 1,5 meter.

“Korban pertama ditemukan dalam posisi tertelungkup. Tidak ada respons saat kami panggil,” ujar seorang petugas yang menolak disebut namanya.

Saksi mata, seorang pekerja yang berada di lokasi, mengaku sempat mendengar teriakan keras dalam bahasa asing. “Dia teriak-teriak seperti mau minta tolong. Tapi setelah itu dia malah masuk,” ungkapnya.

Kepolisian Sektor Cipayung telah memasang garis polisi dan memulai penyelidikan. Dugaan sementara, korban menghirup gas metana atau karbon monoksida yang terakumulasi di dasar saluran. Balai Pengawas Ketenagakerjaan juga turun tangan untuk memeriksa standar keselamatan kerja proyek tersebut.

Pihak proyek masih bungkam soal detail insiden. Namun, sumber internal mengonfirmasi bahwa korban adalah teknisi asing yang sudah berpengalaman.

UPDATE: Manajemen proyek menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh. Seluruh aktivitas di titik tersebut dihentikan sementara. Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk autopsi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User