Minibus Ringsek Tabrak Tiang di Dago, Dua Penumpang Kabur Pagi Buta
BARU SAJA – Kecelakaan tunggal mengguncang Jalan Dago, Bandung, pagi ini (12/7). Sebuah minibus abu-abu oleng lalu naik ke pembatas jalan sebelum akhirnya menghantam tiang beton di sisi kiri ruas ja...
BARU SAJA – Kecelakaan tunggal mengguncang Jalan Dago, Bandung, pagi ini (12/7). Sebuah minibus abu-abu oleng lalu naik ke pembatas jalan sebelum akhirnya menghantam tiang beton di sisi kiri ruas jalan. Insiden yang terjadi tepat pukul 05.00 WIB ini membuat kendaraan ringsek parah. Dua orang dari total tujuh penumpang langsung melarikan diri meninggalkan lokasi.
Fakta Cepat Kecelakaan
- Waktu: Pukul 05.00 WIB, subuh tadi
- Lokasi: Jalan Dago, Bandung
- Kendaraan: Minibus abu-abu berisi 7 penumpang
- Kronologi: Oleng → naik pembatas jalan → hantam tiang
- Kondisi mobil: Ringsek berat, bagian depan remuk
- Korban: 5 penumpang luka-luka, 2 orang kabur
Saksi mata yang mendengar benturan keras langsung berhamburan keluar rumah. Mereka mendapati minibus dengan kondisi memprihatinkan, sementara dua pria berlari kencang ke arah gang di sekitar lokasi. "Mereka seperti panik dan langsung pergi," tutur seorang warga yang berada di tempat kejadian. Lima penumpang lainnya, termasuk seorang wanita, terlihat luka-luka dan masih terjebak di dalam kendaraan.
Tim medis dari ambulans kelurahan tiba sekitar 15 menit setelah kejadian. Mereka segera mengevakuasi kelima korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan darurat. Satu di antaranya mengalami patah tulang kaki, sementara yang lain menderita luka sobek dan memar. Tidak ada korban jiwa dilaporkan hingga berita ini diturunkan.
Unit Laka Lantas Polrestabes Bandung yang tiba di lokasi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara. Kasat Lantas setempat mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah memburu dua orang yang melarikan diri. "Kami masih melakukan pengejaran. Kemungkinan sopir adalah salah satu yang kabur bersama satu penumpang lain," kata perwira tersebut. Rekaman CCTV di sekitar Jalan Dago akan dianalisis untuk mengidentifikasi keduanya.
Dugaan sementara, sopir mengantuk saat mengemudikan minibus. Jalan yang menikung dan minim penerangan di jam subuh kerap menjadi pemicu kecelakaan. Kendaraan tiba-tiba oleng ke kiri, naik pembatas setinggi 30 sentimeter, lalu menghantam tiang listrik beton yang sebagian roboh. Kabel listrik sempat melintang di jalan sehingga petugas PLN diterjunkan untuk melakukan pengamanan.
Evakuasi bangkai mobil memakan waktu hampir dua jam. Polisi mengerahkan tiga unit derek untuk menyingkirkan kendaraan ringsek yang memakan separuh badan jalan. Arus lalu lintas dari Simpang Dago menuju pusat kota sempat tersendat. Jalan baru bisa dilalui normal sekitar pukul 07.00 WIB. Mengingat ini akhir pekan, volume kendaraan diprediksi meningkat, sehingga pengendara diimbau lebih berhati-hati melintas di area rawan.
Warga sekitar mengeluhkan titik tersebut sebagai langganan kecelakaan. Dalam dua bulan terakhir, sudah tiga insiden terjadi, termasuk truk yang menabrak warung dan sepeda motor yang terjun ke jurang kecil. Mereka mendesak pemerintah kota segera memasang lampu penerangan tambahan dan rambu peringatan tikungan tajam.
Baca juga:
Comments (0)