Monday, 24 August 2026 | 18:21 WIB

Washington — Vance Ejek Carney yang Gagal Menandingi Trump soal Tarif

Washington — Sebuah rekaman audio yang bocor dari acara penggalangan dana pribadi di New York dilaporkan menangkap Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance

Aug 24, 2026 - 15:26
0 0
Washington — Vance Ejek Carney yang Gagal Menandingi Trump soal Tarif

Washington — Sebuah rekaman audio yang bocor dari acara penggalangan dana pribadi di New York dilaporkan menangkap Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, mencemooh Kanada dalam negosiasi perdagangan. Dalam rekaman yang dibagikan kepada Canadian Press itu, Vance juga dilaporkan mengejek Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, yang dianggap berusaha menandingi Donald Trump di meja perundingan.

Rekaman itu muncul di babak akhir negosiasi yang berjalan sulit antara Washington dan Ottawa. Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya mengancam memberlakukan tarif impor hingga 50 persen terhadap produk Kanada. Ancaman itu menjadi tekanan besar bagi perekonomian Kanada yang sangat bergantung pada ekspor ke Amerika Serikat, terutama di sektor energi, otomotif, dan pertanian.

Dalam rekaman tersebut, Vance disebut menggambarkan Carney sebagai pemimpin yang mencoba tampil lebih garang dari Trump, tetapi akhirnya harus bertekuk lutut di meja perundingan. Nada ejekan itu menambah panas suasana politik menjelang kesepakatan.

Isi Rekaman dan Reaksi yang Mengikuti

Hingga berita ini ditulis, Gedung Putih maupun kantor Perdana Menteri Kanada belum memberikan tanggapan resmi terhadap bocornya rekaman tersebut. Kendati demikian, para analis menilai komentar Vance merupakan bagian dari strategi tekanan Washington agar Ottawa segera menyetujui syarat-syarat yang diajukan AS. Ejekan di depan para donatur itu bukan sekadar candaan, melainkan pesan politik yang ditujukan kepada publik Kanada, demikian pandangan seorang pengamat kebijakan dagang.

Carney sendiri dikenal sebagai sosok yang kerap berbicara tegas soal perlindungan kepentingan Kanada. Sebelum terjun ke dunia politik, ia pernah memimpin bank sentral Kanada dan Inggris, sehingga membawa pengalaman panjang dalam urusan ekonomi. Namun, di hadapan gaya negosiasi Trump yang agresif dan tidak terduga, sikap tegas itu justru menjadi sasaran ejekan politik.

Ancaman Tarif 50 Persen dan Dampaknya bagi Ekonomi

Ancaman tarif 50 persen bukan sekadar retorika belaka. Jika benar-benar diterapkan, tarif tersebut bakal memukul ekspor Kanada yang nilainya mencapai ratusan miliar dolar per tahun. Sektor otomotif menjadi yang paling rentan karena rantai pasok kedua negara saling terhubung erat: komponen mobil bisa melintasi perbatasan berkali-kali sebelum menjadi produk jadi. Kerentanan Kanada di meja perundingan setidaknya terlihat dari tiga hal berikut:

  • Ketergantungan ekspor: sekitar 75 persen ekspor Kanada mengalir ke Amerika Serikat.
  • Rantai pasok terintegrasi: industri otomotif dan manufaktur lintas batas sangat sulit dipisahkan.
  • Posisi tawar terbatas: ukuran ekonomi Kanada jauh lebih kecil dibandingkan AS.

Selain otomotif, produk energi dan pertanian Kanada juga berada di garis depan. Minyak, gas, kayu, hingga produk susu menjadi komoditas utama yang dipertaruhkan. Di sisi lain, Kanada tidak tinggal diam. Ottawa dilaporkan menyiapkan tarif balasan terhadap sejumlah produk AS bila Washington benar-benar menaikkan bea masuk.

Perbandingan Sikap Kedua Negara di Meja Perundingan

Persoalan yang sama, tetapi pendekatan yang berbeda. Kedua negara sama-sama mengklaim memperjuangkan kepentingan nasional, namun gaya berunding mereka kontras.

AspekAmerika SerikatKanada
Ancaman utamaTarif impor hingga 50 persenTarif balasan untuk produk AS
Gaya berundingTekanan publik dan ancaman terbukaSikap tegas namun diplomatis
Sektor paling terdampakEkspor ke KanadaOtomotif, energi, pertanian

Perbedaan gaya itulah yang menjadi bahan ejekan Vance. Ia menilai Kanada tidak punya posisi tawar yang cukup kuat untuk melawan Trump, sehingga upaya Carney untuk tampil lebih keras hanya akan berujung pada kekalahan di meja perundingan.

Jalan Panjang Menuju Kesepakatan

Jelang akhir negosiasi, kedua pihak masih saling menguji kekuatan. Trump dikenal kerap menggunakan taktik tekanan di menit-menit terakhir untuk mendapatkan konsesi maksimal. Sementara itu, Carney harus menjaga keseimbangan antara mempertahankan martabat nasional dan kebutuhan ekonomi Kanada yang bergantung pada akses pasar AS.

Di Kanada, kabar tentang rekaman itu langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet mengecam nada Vance yang dianggap merendahkan sekutu terdekat Washington. Sebagian lainnya menganggap komentar tersebut bagian dari dinamika politik menjelang pemilu, ketika para pejabat AS kerap tampil keras terhadap mitra dagang demi menarik simpati pemilih domestik.

Yang jelas, rekaman yang bocor ini kemungkinan akan semakin mempersulit suasana. Publik Kanada, yang selama ini melihat Carney sebagai sosok percaya diri, kini dihadapkan pada gambaran bahwa Washington menganggap remeh upaya mereka. Apapun hasil negosiasinya, ejekan Vance telah menambah lapisan ketegangan baru dalam hubungan dua negara tetangga yang paling erat di dunia.

[SOCIAL_TWEET]: Rekaman bocor: JD Vance dilaporkan mencemooh Kanada dan mengejek Carney yang mencoba menandingi Trump soal tarif 50 persen. #JDVance #MarkCarney #TarifPerdagangan[SOCIAL_TG]: 📰 Rekaman bocor menangkap Vance mencemooh Kanada dan mengejek Carney yang disebut gagal menandingi Trump dalam negosiasi tarif. Baca selengkapnya di Beritatercepat.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User