Warga Iran Tetap Ramai Hadiri Pemakaman Khamenei Saat Cuaca Super Panas

Teheran - Prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, terus berlanjut dengan antusiasme luar biasa dari masyarakat. Ribuan warga tetap memadati jalanan untuk memberika

Jul 08, 2026 - 04:52
0 0
Warga Iran Tetap Ramai Hadiri Pemakaman Khamenei Saat Cuaca Super Panas

Teheran - Prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, terus berlanjut dengan antusiasme luar biasa dari masyarakat. Ribuan warga tetap memadati jalanan untuk memberikan penghormatan terakhir meskipun suhu udara mencapai titik ekstrem yang menyengat.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, prosesi pemakaman tokoh utama Republik Islam tersebut resmi dimulai pada Sabtu (4/7/2026) pagi waktu setempat dan kini telah memasuki hari kedua, Minggu (5/7). Gelombang massa terus mengalir tanpa kenal lelah, mengenakan pakaian hitam dan membawa bendera serta foto almarhum.

Khamenei tewas di usia 86 tahun bersama sejumlah anggota keluarganya dalam serangan rudal gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menghantam kompleks kediaman sekaligus kantornya di pusat Teheran pada 28 Februari 2026.

Peristiwa yang mengguncang Timur Tengah itu masih menyisakan duka mendalam bagi bangsa Persia. Cuaca super panas yang melanda ibukota dalam beberapa hari terakhir tidak menyurutkan tekad para pelayat untuk hadir. Banyak di antara mereka rela berdiri berjam-jam di bawah terik matahari, sebagian bahkan membawa payung dan botol air minum untuk bertahan selama prosesi berlangsung.

Media kami memantau, otoritas setempat telah menyiagakan tim medis darurat di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi warga yang mengalami dehidrasi atau kelelahan akibat cuaca ekstrem. Pemerintah Iran juga mengimbau masyarakat, terutama lansia dan anak-anak, untuk menjaga kondisi fisik selama mengikuti rangkaian upacara kenegaraan tersebut.

Khamenei merupakan figur sentral yang memimpin Iran selama beberapa dekade sebagai pemegang otoritas tertinggi di negara dengan sistem Wilayatul Faqih itu. Kematiannya dalam serangan militer tersebut memicu gelombang kemarahan dan solidaritas yang kuat di kalangan warga Iran serta pendukung Republik Islam di kawasan.

Rencananya, jenazah Khamenei akan dikebumikan di kompleks makam khusus para tokoh revolusi setelah seluruh rangkaian prosesi panjang ini selesai dilaksanakan. Pemerintah Iran menjadwalkan acara puncak penghormatan kenegaraan dalam beberapa hari mendatang yang diperkirakan akan dihadiri oleh delegasi dari negara-negara sekutu.

Laporan Beritatercepat.com akan terus mengikuti perkembangan prosesi pemakaman bersejarah ini dan memberikan informasi terbaru dari lapangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Reporter Teknologi. Reporter teknologi terkini dan rilis produk.

Comments (0)

User