Wakil Ketua Komisi III DPR Minta 'Rayap Besi' Diberantas: Membahayakan Nyawa Masyarakat

Jakarta – Maraknya aksi pencurian besi di sejumlah fasilitas umum di wilayah Jakarta dan sekitarnya mendapat perhatian serius dari DPR. Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, mendesak Kepolis

Jul 08, 2026 - 04:22
0 0
Wakil Ketua Komisi III DPR Minta 'Rayap Besi' Diberantas: Membahayakan Nyawa Masyarakat

Jakarta – Maraknya aksi pencurian besi di sejumlah fasilitas umum di wilayah Jakarta dan sekitarnya mendapat perhatian serius dari DPR. Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, mendesak Kepolisian Daerah Metro Jaya untuk memberantas para pelaku yang dijulukinya sebagai "rayap besi". Politikus Partai NasDem itu menilai aksi tersebut bukan sekadar pencurian biasa, melainkan sudah mengarah pada perusakan fasilitas vital yang mengancam keselamatan jiwa banyak orang.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Beritatercepat.com pada Selasa (7/7/2026), Sahroni menyampaikan keprihatinannya yang mendalam. Ia menyebut para pencuri ini tidak tanggung-tanggung dalam beraksi. Sasaran mereka tidak lagi terbatas pada besi bekas di tempat terlantar, tetapi sudah merambah ke infrastruktur publik yang krusial. "Mereka menargetkan pembatas waduk, tutup gorong-gorong, hingga rangka dan pagar besi di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Ini bukan kejahatan ringan, ini sabotase kecil-kecilan terhadap fasilitas negara," ujar Sahroni kepada awak media.

Menurut catatan yang dihimpun tim redaksi Beritatercepat.com dari berbagai sumber, dalam beberapa pekan terakhir telah terjadi setidaknya enam kejadian serupa yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur. Modus operandi mereka biasanya bekerja pada dini hari dengan menyamar sebagai petugas pemeliharaan. Bagian besi yang dicuri kemudian langsung dijual ke pengepul barang bekas dengan harga yang tidak sebanding dengan biaya perbaikan dan potensi kerugian immateriil yang ditimbulkan.

"Aksi orang-orang ini bisa membahayakan nyawa banyak orang. Bayangkan, JPO yang sudah keropos karena besinya hilang bisa ambruk sewaktu-waktu. Lubang gorong-gorong yang terbuka lebar bisa menelan korban pejalan kaki. Maka saya minta Polda Metro Jaya serius memberantas pencurian berujung perusakan fasilitas umum yang sedang marak ini," tegas Sahroni dengan nada tinggi.

Lebih lanjut, wakil rakyat dari daerah pemilihan Jakarta III itu mendorong pihak kepolisian tidak hanya menindak para pencuri, tetapi juga memutus rantai bisnis barang hasil curian ini. Ia meminta jajaran Polda Metro Jaya melakukan operasi di tempat-tempat pengepulan besi tua yang diduga menjadi penampungan besi curian. "Tidak akan ada pencuri jika tidak ada penadah. Saya minta polisi jangan hanya membiarkan praktik ini, apalagi jika sampai terbukti ada oknum pengepul yang bermain. Para pembeli hasil curian harus ikut dijerat karena turut andil dalam kejahatan yang merugikan publik," tambahnya.

Ahmad Sahroni juga meminta masyarakat untuk lebih peduli dan tidak segan melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas umum. "Ini tanggung jawab kita bersama. Kalau melihat ada yang membongkar besi di jembatan atau taman, jangan cuek. Segera lapor ke call center kepolisian atau aparat setempat. Nyawa warga Jakarta dipertaruhkan di sini," pungkasnya. Beritatercepat.com akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan langkah nyata dari jajaran kepolisian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking. Editor breaking news dan peristiwa terkini.

Comments (0)

User