Wakapolres Tangsel Akui 7 Personel Diperiksa soal Narkotika
BARU SAJA — Kepolisian Resor Tangerang Selatan (Polres Tangsel) mengonfirmasi sedang melakukan pemeriksaan internal terhadap tujuh personelnya terkait dugaan keterlibatan dalam penyalahgunaan narkot...
BARU SAJA — Kepolisian Resor Tangerang Selatan (Polres Tangsel) mengonfirmasi sedang melakukan pemeriksaan internal terhadap tujuh personelnya terkait dugaan keterlibatan dalam penyalahgunaan narkotika. Konfirmasi ini disampaikan langsung oleh Wakapolres Tangsel, yang menyebut proses pendalaman masih berlangsung intensif.
Pemeriksaan Mendalam
Wakapolres memastikan bahwa ketujuh anggota yang berasal dari berbagai satuan itu kini menjalani pemeriksaan di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam). “Kami sedang melakukan pendalaman. Peran masing-masing personel masih kami selidiki,” ujar Wakapolres dalam keterangan resmi yang diterima Beritatercepat, Senin (16/6). Ia enggan menyebutkan nama dan jabatan spesifik mereka sebelum hasil pemeriksaan final keluar.
Menurut sumber internal, dugaan penyalahgunaan ini terungkap setelah adanya laporan masyarakat yang mengarah pada aktivitas mencurigakan sejumlah personel. Polres Tangsel bergerak cepat dengan menurunkan tim Propam untuk melakukan tes urine dan interogasi awal. “Hasil tes urine beberapa di antaranya menunjukkan indikasi positif, namun kami masih menunggu hasil laboratorium yang lebih akurat,” tambah sumber yang enggan disebutkan namanya.
Peran dan Jabatan Masih Gelap
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan apakah personel yang diperiksa termasuk pejabat tinggi di lingkungan Polres Tangsel. Spekulasi publik sempat mengarah ke Kasat Narkoba, namun Wakapolres tidak mengiyakan. “Semua masih proses. Jangan berasumsi dulu,” tegasnya. Ia meminta masyarakat dan media untuk bersabar menunggu hasil investigasi.
Ketujuh personel tersebut langsung dinonaktifkan sementara dari tugas operasional begitu pemeriksaan dimulai. Langkah ini untuk menghindari potensi intervensi dan memastikan proses berjalan transparan. Kapolres Tangsel juga dikabarkan akan memberikan keterangan resmi dalam waktu dekat.
Komitmen Polri Bersih Narkoba
Kasus ini menjadi tamparan bagi institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan pemberantasan narkoba. Wakapolres menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran etik dan pidana oleh personel. “Kalau terbukti, sanksi tegas etik dan pidana menanti. Ini komitmen kami,” ucapnya.
Sebelumnya, Polres Tangsel beberapa kali menggelar operasi tangkap tangan terhadap pengedar narkoba di wilayahnya. Namun jika oknum internal terlibat, hal itu mencoreng citra. Pengamat kepolisian menilai bahwa pengawasan internal harus diperkuat dan tes urine berkala harus rutin dilakukan. “Ini sinyal bahwa perang melawan narkoba harus dimulai dari dalam,” kata pengamat keamanan publik, Deni Saputra.
Hingga malam ini, pemeriksaan masih berjalan. Beritatercepat akan terus memantau perkembangan dan memberikan INFO UPDATE setiap saat.
Comments (0)