Waka DPR Beri Dukungan Penuh Atas Paket Stimulus Pemerintah untuk Jaga Daya Beli Rakyat
Jakarta - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan dukungannya secara tegas terhadap kebijakan pemerintah yang tengah merancang paket stimulus ekonomi. Langkah ini dinilai krusial sebagai benteng
Jakarta - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan dukungannya secara tegas terhadap kebijakan pemerintah yang tengah merancang paket stimulus ekonomi. Langkah ini dinilai krusial sebagai benteng pertahanan ekonomi nasional di tengah memanasnya dinamika geopolitik global yang berpotensi mengguncang stabilitas pasar dalam negeri.
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyambut baik respons sigap pemerintah yang menyiapkan dana senilai Rp 26,34 triliun. Menurut laporan media kami, dana tersebut akan digelontorkan pada semester II tahun 2026 dan diharapkan mampu menjadi bantalan ekonomi, khususnya bagi masyarakat rentan serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Ketika ekonomi global masih dibayangi ketidakpastian akibat memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah, Pemerintah memilih mengambil langkah antisipatif melalui paket stimulus ekonomi senilai Rp 26,34 triliun pada semester II tahun 2026 ini,"
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Cucun Ahmad kepada tim media kami pada Senin (29/6/2026). Ia menekankan bahwa gejolak eksternal tidak bisa lagi dipandang sebelah mata, sehingga intervensi fiskal menjadi syarat mutlak untuk menjaga ritme konsumsi publik.
Perisai Ekonomi ala Presiden Prabowo Subianto
Cucun Ahmad menyoroti bahwa kebijakan ini adalah cerminan dari arahan strategis Presiden Prabowo Subianto untuk senantiasa menciptakan ketahanan ekonomi yang inklusif. Ia memandang stimulus ini bukan sekadar angka dalam anggaran, melainkan sebuah instrumen cepat untuk memutus mata rantai dampak eksternal yang bisa memperlambat laju pemulihan ekonomi nasional.
"Ini adalah bukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah bergerak cepat memastikan perekonomian rakyat bawah tetap terlindungi. Kami di parlemen sangat mendukung langkah ini agar daya beli masyarakat tetap terjaga meski dunia sedang bergejolak," kata Cucun kepada media kami.
Dalam skema yang dibahas, stimulus tersebut akan menyasar berbagai sektor vital. Selain menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, pemerintah juga disebut tengah menyiapkan insentif perpajakan serta dukungan operasional langsung bagi UMKM. Sektor ini dianggap sebagai tulang punggung yang menyerap tenaga kerja terbesar, sehingga sangat rentan terhadap guncangan eksternal seperti lonjakan harga energi dan fluktuasi mata uang akibat konflik di kawasan Timur Tengah.
Lebih lanjut, Cucun Ahmad berharap agar implementasi stimulus ini benar-benar tepat sasaran dan bebas dari kebocoran anggaran. Dukungan penuh parlemen, menurutnya, akan terus dikawal melalui fungsi pengawasan yang ketat. Dengan adanya paket bantalan ekonomi ini, proyeksi perlambatan ekonomi global diyakini tidak akan secara signifikan menggerus tingkat kesejahteraan masyarakat kelas bawah di Tanah Air.
Pemerintah memproyeksikan, melalui suntikan stimulus tersebut, laju inflasi dapat dikendalikan dan iklim investasi domestik tetap kompetitif di mata pelaku pasar, memastikan Indonesia tetap menjadi titik terang di tengah ketidakpastian resesi global.
Comments (0)